Senin, H / 08 Agustus 2022

Simulasi Pernikahan Saat Tatanan New Normal

Kamis 25 Jun 2020 19:00 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Ilustrasi

Foto: insider.com

ESQNews.id, JAKARTA – Simulasi pernikahan diselenggarakan pada salah satu gedung di Bandung, Jawa Barat. Hal ini dilakukan agar industri jasa pelayanan pernikahan kembali bangkit. Karena selama 3 bulan, industri jasa pernikahan terdampak Pandemi.


Simulasi ini memunculkan pernikahan saat tatanan normal baru. Yang harus mengutamakan protokol kesehatan.


<more>


Bertujuan untuk menghindari dari hal-hal yang tidak diinginkan, karena Covid-19. Ada sejumlah prosedur yang harus dilakukan layanan jasa pernikahan.


Seperti mengajukan permohonan penyelenggaraan pernikahan dengan mendapatkan surat pernyataan dari asosiasi.


Dan tamu maksimal 30 persen dari kapasitas gedung (tempat pernikahan).




Jika pernikahan dilaksanakan di rumah. Akan ada kesepakan dengan dinas terkait. Agar semua protokol diberikan oleh KUA.


Simulasi dilakukan juga di Balikpapan, Kalimantan Timur.


Panitia penyelenggara tetap terapkan protokol kesehatan. Mulai dari jaga jarak, cara sungkem pengantin pada orangtua mempelai, memakai masker hingga cuci tangan.




“Adanya tempat pencucian tangan sebaiknya dengan menggunakan kran atau air mengalir. Dan tetap memakai masker,” beber Andi Sri Juliarti, selaku Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan.


Meski proses simulasi pernikahan ini sudah digelar. Pemerintah Balikpapan belum memberikan jawaban terkait ijin untuk pesta pernikahan.




Dengan simulasi tersebut diharapkan industri jasa pernikahan bisa hidup kembali.




Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA