Jumat, H / 24 September 2021

Salman Subakat dan ESQ Bahas Sarjana Berkarakter untuk Karier yang Cemerlang di Masa Pandemi

Rabu 16 Sep 2020 17:46 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Salman Subakat (CEO PT Paragon Technology dan Innovation)

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA - Pandemi ini bagi sebagian besar orang merupakan mimpi buruk yang tidak diharapkan, terlebih jika menimpa masyarakat dari kelas ekonomi menengah ke bawah. Tentunya tak ada orang yang bisa mengelak dari keadaan ini, tapi hidup tetap terus berjalan. Masa depan harus dipersiapkan. Jika tidak ada sesuatu yang berubah, maka tak ada jaminan masa depan akan lebih baik.


PT Paragon Technology dan Innovation (PT PTI) menjadi salah satu inspirasi bagi perusahaan di Indonesia. Sebuah bisnis yang terus berkembang di tengah pandemi Covid-19, yang mempertahankan karyawannya, di saat perusahaan lain mem-PHK ratusan pegawai. Bahkan PT PTI bisa menyumbang sebesar 40 Milyar kepada yang membutuhkan.


Oleh karena itu, diadakan Webinar Kelas Karyawan ESQ Business School (EBS) dan ESQ School of Technology (ESQ SoT) sebagai wadah sharing dengan PT PTI pada Rabu (16/9/2020) via daring. Dengan tujuan membangun upaya yang sungguh-sungguh untuk mempersiapkan karier cemerlang meskipun di saat Pandemi.


<more>


Narasumber yang hadir yaitu Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian (Founder ESQ SoT, President ESQ Group) dan Salman Subakat (CEO PT Paragon Technology dan Innovation).


“Cari yang gampang-gampang dulu untuk memulai usaha, baru yang sulit. Mulai dari hal yang sederhana seperti cita-cita kita. Tuliskan langkah apa saja yang harus dipersiapkan misal untuk beberapa tahun ke depan. Maka masa depan yang samar-samar jadi jernih,” kata Salman.


Ary Ginanjar sependapat dengannya, apalagi perjalanan Wardah sudah ditulis oleh Ary dalam buku yang berjudul “ESQ POWER”.




“Kata pak Salman mekanisme yang berulang itu adalah sukses dan ilmu yang baik adalah ilmu yang dimanfaatkan. Untuk menghadapi tantangan ini kita harus belajar terus menerus,” ucap Ary kepada sekitar 80 orang (mahasiswa EBS dan ESQ SoT) via zoom.


Menurut Pakar Pembangunan Karakter itu bahwa kunci untuk menghadapi tantangan saat ini tak hanya kompetensi dasar yang dimiliki oleh para mahasiswa. Tetapi diperlukan sikap Agility atau menahan diri dari segala tekanan dan Capability atau memiliki keluasan hati.


“Banyak kebetulan-kebetulan dalam kehidupan ini. Seperti wardah yang berkembang sangat pesat dan harus bertahan di tengah pandemi. Ini menunjukkan bahwa kita bukan hanya sekedar cari uang saja, tetapi sebisa mungkin kita bermanfaat bagi banyak orang seperti slogan ‘Paragon Bermakna’,” tutur Nurhayati Subakat yang ikutserta menyapa dalam zoom meeting.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA