Senin, H / 28 November 2022

MoU dan Sinergi yang Membara antara ESQ Business School dengan SMAN 6 Palembang, Wujudkan Indonesia Emas 2045 dengan Bekal 3 Kecerdasan

Senin 27 Jun 2022 10:07 WIB

Reporter :EDQP

Potret Saat Acara Berlangsung

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA – SMA Negeri 6 Palembang dengan ESQ Business School (EBS) menjalin kolaborasi dan sinergi untuk bersama sama melahirkan generasi emas menuju Indonesia Emas 2045. Kedua belah pihak yakni Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian Founder ESQ Group/Pendiri ESQ Business School dengan Fir Azwar, S.Pd., M.M Kepala Sekolah SMAN 6 Palembang menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) secara simbolis.

 

“Semoga dengan terjalinnya kerja sama ini akan melahirkan generasi-generasi yang berjiwa interpreuner, yang memiliki kecerdasan emosional dan spiritual yang kuat, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mandiri dan berakhlak mulia dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” harap Fir Azwar dengan jelas.

 

Kemudian, moment tersebut diabadikan dalam foto. Mereka berdua nampak akrab sekali sambil berjabat tangan dan pancarkan senyuman hangatnya.

 


 

Moment ini bertepatan dengan Pelatihan ESQ New Chapter pada (25-26/6/2022) di Soma Grand Ballroom, Palembang, Sumatera Selatan. Ary Ginanjar memandu langsung 1300 peserta dari seluruh penjuru Sumsel, 70% diantaranya mayoritas kaum millenials.

 

“Apa yang ESQ lakukan selama ini memang hasilnya tidaklah senyata dan tidak sejelas membangun sebuah jalan dan jembatan. Karena ESQ membangun SDM, bahkan itupun hanya membangun moral dan karakter, tentu lebih tidak nampak lagi hasilnya,” ucap Ary.


<more> 


Pria keturunan Palembang itu melanjutkan, “Namun saya yakin dan percaya suatu saat nanti hasilnya akan bisa kita petik, bukan oleh generasi kita, tapi generasi masa depan. Generasi Indonesia Emas 2045.”

 

“Saat ini ESQ fokus membangun ‘akar pohon’ di bawah tanah terlebih dahulu. Teringat kalimat dari Confucius yang mengatakan ‘Kalau ingin berencana satu tahun, tanamlah padi. Kalau ingin berencana sepuluh tahun, tanamlah pohon. Kalau ingin berencana seratus tahun,  didiklah anak bangsa” tegas Mertua dari Ahmad Reza (Alumni ESQ Business School) itu.



 

Menurutnya, tujuan ia mendirikan Kampus ESQ Business School ini adalah untuk mendidik mahasiswanya memiliki kecerdasan spiritual yang baik, kreativitas yang tinggi serta intelektual yang unggul. Atau dengan kata lain, mahasiswanya dididik supaya memiliki 3 kecerdasan sekaligus yaitu dari segi intelektual, emosional, spiritual. Dengan metode ini, mahasiswa diberikan stimulus agar termotivasi dari dalam untuk meningkatkan kemampuan belajarnya.

 

“Dan semoga kerjasama dengan SMAN 6 Palembang dalam rangka kegiatan pengabdian masyarakat oleh Pergurusan Tinggi ESQ Business School dalam membangun karakter siswa SMAN 6 Palembang akan diikuti oleh seluruh SMA dan SMK se Palembang,” harapnya.


 

Desi Yuliana sebagai Direktur Sales and Marketing ESQ Business School sekaligus sebagai Presiden Asosiasi ESQ 3.0 Coach (Asesco), menyatakan bahwa ESQ adalah ekosistem pembangunan karakter bangsa, metodologi pendidikan di EBS menggunakan pendekatan coaching. Dengan Coaching inilah, mampu menggali potensi mahasiswa. 

 

Takjubnya, tujuan para mahasiswa diberi kemampuan coaching tersebut dalam rangka mempersiapkan mereka menjadi pemimpin masa depan, baik di dunia profesional maupun bisnis.




“Sejalan dengan misi Asosiasi ESQ 3.0 Coach (Asesco) yang berada di bawah naungan ESQ Leadeship Center, dalam kesempatan ini kami juga meresmikan ESQ Rumah Coaching Arina di bawah naungan FKA Korwil Sumsel yang juga akan menjadi perwakilan penerimaan mahasiswa baru  EBS di Graha Kenten Hijau,” tutur wanita yang akrab disapa Coach Desi itu.




Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA