Selasa, H / 04 Oktober 2022

Arizona State University (Thunderbird School of Global Management) Gandeng ESQ Business School dan Lakukan MoU! Untuk Lahirkan Generasi Emas dengan 3 Kecerdasan

Kamis 22 Sep 2022 09:28 WIB

Reporter :EDQP

Potret Saat Acara Berlangsung

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA - Training ESQ Executive kembali digelar yakni batch ke 189, selama 2 hari pada Sabtu-Minggu 17-18 September 2022 secara hybrid. Ada kurang lebih 600 peserta yang join baik secara online (Zoom Meeting) maupun offline (Granada Ballroom Menara 165). Mereka dipandu langsung oleh Founder ESQ Group, Ary Ginanjar Agustian serta Iman Herdimansyah (trainer ESQ).


Sebagai informasi, training ESQ Executive adalah pelatihan paling fenomenal yang berawal dari sebuah buku laris berjudul ESQ (Emotional Spiritual Quotient) karya Ary Ginanjar Agustian. Pelatihan ini membantu seseorang menemukan cara hidup yang lebih membahagiakan. Membantu seseorang untuk mengisi hati dengan sesuatu yang lebih bermakna, membentuk jiwa yang lebih teguh, dan mencapai kualitas hidup yang lebih tinggi.




“Sebelum mendirikan ESQ, saya masih percaya bahwa kebahagiaan manusia terletak pada kemampuan menghadapi perlawanan dan ketidakpastian, yang untuk itu diperlukan kecerdasan intelektual. Namun pada kenyataannya, kebahagiaan bukan hanya tentang bagaimana manusia bisa mendapatkan sesuatu yang material, tetapi juga yang immaterial seperti eksistensi diri, relasi dan cinta, serta bagaimana kehidupannya berkembang,” kata Ary.


Lebih lanjut, menurutnya, “Kebahagiaan terbesar dan sejati juga terletak pada bagaimana kita bisa menemukan makna dan tujuan hidup yang sebenarnya dan dapat menyumbangkan apa yang kita miliki untuk lingkungan dan orang lain.”


Untuk itu, Ary coba membuka rahasia bagaimana cara untuk menjawab 3 hal yang dicari manusia yaitu siapa saya, dimana saya dan mau kemana saya. Karena menurutnya, jika tiga kunci ini terjawab maka kita akan dapat 3 hal yaitu kebahagiaan, ketenangan, kejayaan.


"Jika kita ingin bahagia, pertama tama kita harus bereaksi terhadap kecenderungan kita untuk mengikuti garis perlawanan yang paling sedikit, kecenderungan yang menyebabkan kita tetap apa adanya. Atau melihat terutama pada kegiatan kegiatan di luar diri kita untuk apa yang akan memberikan dorongan baru untuk hidup kita. Saya kutip dari kata kata Piere Teilhard De Cardin," jelas Sang Motivator Indonesia itu.




Diadakannya MoU atau Nota Kesepahaman menjadi salah satu rangkaian dari perhelatan kali ini. Ada 3 lembaga yang berbeda hadir di waktu yang bersamaan. Tujuannya adalah untuk menjalin kerjasama dengan ESQ. Lembaga tersebut yakni Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (ESDM), PT Angkasa Pura Solusi Integra (PT APSI) dan Thunderbird School of Global Management.


MoU antara Thunderbird School of Global Management, Arizona State University (ASU) dengan ESQ Business School ini ditandatangani oleh Taliltha Lubis (Program Manager) selaku pihak pertama yang mewakili para pimpinan di Thunderbird. Sedangkan dari pihak kedua ditandatangani oleh Dwitya Agustina (President of ESQ Business School).


Taliltha Lubis hadir langsung di Menara 165 dan mengatakan maksud serta tujuan dari kolaborasi ini yaitu untuk bersama sama melahirkan generasi emas dengan 3 kecerdasan (intelektual, emosional, spiritual) demi terwujudnya peradaban Emas, Indonesia Emas 2045. Menurutnya, ESQ Business School yang dinakhodai oleh Ary Ginanjar Agustian ini sangat selaras dengan visi misi Thunderbird School of Global Management.




"Harapan saya ke depannya, kerjasama ini bisa menambah pengetahuan dan pengalaman yang berharga untuk kedua belah pihak. Sehingga memiliki lulusan lulusan yang unggul dari ESQ Business School serta Thunderbird School of Global Management. Di sesi kali ini juga dengan Bapak Ary, saya sangat mengapresiasi acara ini karena menambah dan memperdalam spiritual saya untuk ke depannya," kata Talitha sambil tersenyum.


Ia juga berharap, kerjasama ini akan berlanjut dan melahirkan kerjasama lainnya.


Penandatanganan itu disaksikan secara online oleh Yully Purwono (Director, Business Development - SEA Regional Center of Excellence, Thunderbird School of Global Management).


<more>


Thunderbird School of Global Management adalah Sekolah Manajemen Internasional terkenal dengan pengalaman lebih dari 74 tahun dalam mendidik para pemimpin global dalam menciptakan solusi yang dinamis dan berkelanjutan untuk organisasi di sektor publik, swasta dan nirlaba. 


Sebagai bagian dari Arizona State University, universitas negeri terbesar di AS, Thunderbird menawarkan berbagai program termasuk namun tidak terbatas pada; program gelar dan sertifikat dari tingkat sarjana hingga pascasarjana, baik secara langsung maupun online, pelatihan bahasa Inggris profesional, pelatihan kewirausahaan dan keterampilan bisnis, dan pendidikan eksekutif.




Sedangkan, ESQ Business School adalah Perguruan tinggi berbasis karakter yang menyelenggarakan pembelajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat melalui penggabungan 3 potensi manusia: kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. ESQ Business School memiliki visi untuk menjadi perguruan tinggi berbasis karakter yang menjadi pusat keunggulan untuk mewujudkan peradaban emas. 




"Oleh karena itu, Thunderbird dan ESQ Business School sepakat untuk bekerja sama untuk bersama sama menciptakan program pelatihan yang komprehensif yang sepenuhnya memanfaatkan sumber daya Thunderbird dan ASU yang luas untuk memberikan kesempatan pendidikan yang beragam bagi masyarakat Indonesia," tutur Dwitya.




Para peserta training bertepuk tangan dengan sangat gemuruh dan ramai. Mereka telah menjadi saksi mata dari kerjasama antara 3 lembaga dengan ESQ. Dan ratusan peserta itu berasal dari BBC GROUP, Dirjen Tenaga Kesehatan (Sekretariat konsil kedokteran Indonesia), PT Inti Pantja Press Industri, PT Matoa Indonesia, PT. Hakoon Inti Perkasa, PT. Visindo Maju Sejahtera, BJB UNIVERSITY, BP Batam, Pegadaian, PT Mushasi autoparts Indonesia, PMLI, MUI (Sekolah dan Madrasah dari Gorontalo), para FKA ESQ dan lainnya.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA