Selasa, H / 18 Mei 2021

Transformasi Kampus Merdeka Versi Ary Ginanjar Agustian

Selasa 28 Jan 2020 10:16 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Indonesia Merdeka, Dirgahayu Indonesia!

Foto: Instagram @feikarr

"If you are talking about management, you are talking about people behaviour" - Peter Drucker -


ESQNews.id, JAKARTA - Kekuatan konsep Kampus Merdeka yang dicanangkan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) adalah sinergi antara dunia pendidikan dengan dunia usaha. Tujuannya adalah untuk melahirkan lulusan yang bisa siap langsung terjun ke lapangan dan bisa langsung diserap dunia industri dan dunia usaha.


Transformasi sistem dan struktur akan dilakukan dengan cara perpaduan sistem kurikulum di kelas dan di lapangan. Sinergi antara Kemendiknas dengan dunia usaha bertaraf internasional dan BUMN.


Supaya tidak lupa, konsep sinergi seperti ini pernah dilakukan antara Mendiknas dan Badan Penelitian Riset dan Teknologi menjadi Kemenristekdikti.


Lalu, hasilnya bagaimana?


Apa yang salah?


<more>


Transformasi yang dilakukan pada masa itu hanyalah terbatas pada transformasi struktur dan sistem, tidak sampai transformasi pada Corporate Culture, budaya kerja dan mindset, sehingga hasilnya tidak sesuai harapan.


Belajar dari pengalaman Kemenristekdikti ini, maka Transformasi Kampus Merdeka yang dicanangkan oleh Nadiem Makarim agar berhasil. Transformasi harus dilakukan secara totalitas, yaitu Transformasi Sistem dan Transformasi Kultur.


“Sekedar masukan untuk Ibu Illiza di Komisi X DPR RI. Semoga bermanfaat, Selamat berjuang Iliza Ketua Harian FKA ESQ. Kita doakan,” ucap Ary Ginanjar.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA