Senin, H / 08 Agustus 2022

Chloroquine adalah Obat Virus Corona, Betul atau Tidak?

Senin 16 Mar 2020 15:17 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Ilustrasi

Foto: tradelindia.com

ESQNews.id, JAKARTA – Meskipun banyak orang yang meninggal akibat terinfeksi virus corona. Banyak juga yang sembuh dari virus menular itu. Berbagai usaha dan upaya dilakukan, dan takdir Tuhan keputusannya.


Namun, pekan lalu marak di media sosial salah satu kontroversi. Bahwa ada obat yang bisa menyembuhkan virus corona. Obat itu sudah ada sejak lama sekitar 70 tahun yang lalu, yaitu klorokuin fosfat.


Klorokuin fosfat umumnya adalah obat yang berfungsi untuk mencegah dan mengobati malaria. Digunakan pula untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh parasit tipe ameba dan beberapa penyakit autoimun lainnya, seperti lupus.


<more>


Kebenarannya masih dipertanyakan dan ditindaklanjuti oleh para ahli medis tentunya. Pasalnya dari pihak WHO saja masih membantah penggunaan obat ini untuk atasi SARS-CoV-2.


Dalam studi vitro baru-baru ini, Guru Besar Bidang Farmakologi dan Farmasi Klinik Universitas Padjajaran, Keri Lestari mengungkapkan klorokuin fosfat dapat memblokir infeksi Covid-19.


Sedangkan, Pakar Farmakologi & Clinical Research Supporting Unit, FKUI, dr. Nafrialdi juga menegaskan bahwa mayoritas penderita Covid-19 dinyatakan sembuh dengan sendirinya.


"Tidak bisa diidentikkan. Malah kami tidak tahu kalau klorokuin bisa untuk (melawan) virus. Karena klorokuin itu tujuannya untuk membunuh parasit, bukan untuk meningkatkan imunitas," terang dr. Nafrialdi.




Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA