Selasa, H / 18 Mei 2021

Berani Optimis Meniti Karir Kedua bersama Riffa Sancati & Ary Ginanjar Agustian

Kamis 27 Aug 2020 11:05 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Para peserta webinar Karir Kedua

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA – Bagaimana kita mendapatkan modal untuk bisnis? Namun terhindar dari hutang? Apakah bisa? Riffa Sancati mengiyakan kepada salah seorang penanya dalam Webinar Karir Kedua (20/8/20). Pertanda bisa dilakukan tanpa harus berhutang.


“Bisa dari dana investor, yaitu jual saham perusahaan. Ke beberapa pemilik modal. Investor itu, bisa dari orang-orang sekitar kita misal keluarga, temen, saudara dan lainnya. Atau bisa menggunakan uang sendiri,” ujar ex Head Finance Gojek itu kepada 200 peserta Webinar.


<more>


Lalu, jika kita ingin diberikan modal oleh para investor. Apa yang mereka nilai dan pertimbangkan? Riffa pun kembali menjelaskan, di antaranya:


. Tergantung bisnis apa yang akan kita bangun

. Founder beserta timnya harus memiliki kompetensi di bidang tersebut

. Memberikan penjelasan kepada investor terkait financial modeling-nya (project 5 tahun ke depan tentang keuangan)

. Lebih lengkap jika memberikan proposal rencana bisnis kita


Karena mulanya, Riffa menganggap bahwa bisnis itu diperlukan pengalaman dan modal saja. Maka dari itu sejak remaja ia berjualan dan mengalami banyak keuntungan. Hingga di satu titik ada ilmu yang harus ia perdalam.


“Mendirikan usaha gak cukup pinter jualan aja. Diperlukan skill dalam mengelola modal keuangan atau mengelola finansial. Menggunakan berbagai macam strategi penjualan. Apalagi jiwa karyawan kita sudah banyak, harus adanya pembekalan dan persiapan mental,” tambahnya.




Seperti yang disampaikan oleh CEO ESQ Group, bahwa menjadi pengusaha itu harus siap hadapi tantangan dan persiapkan mental. Apalagi di masa-masa sulit seperti saat ini, karena adanya pandemi Covid-19.


“Bisnis adalah kemampuan kita menahan tekanan termasuk tekanan mental. Kita harus bisa managing people juga. Karena bisnis selalu berubah, kita harus bisa beradaptasi dengan segala kondisi yang tidak menentu ini,” papar Ary Ginanjar Agustian.


Ary berkata dalam Webinar itu bahwa kita semua jangan cari ide tapi lihat saja kondisi sekitar, maka akan banyak ide yang muncul. Sekaligus menyarankan agar otak kita cerdas, bacalah surat Al-Kahfi minimal setiap hari Jum’at.


“Saya berbisnis untuk jadi orang kaya. Energi membara yang membuat kita kuat. Kunci lain yaitu keyakinan. Jadikan kerugian sebagai pembelajaran buat diri pribadi. Ilmu saya terus berkembang gak ada istilah rugi. Yang ada hanyalah keberhasilan yang tertunda,” tutupnya.




Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA