Sabtu, H / 26 September 2020

Penyakit Nostalgia, Sejarah Emosi Manusia(2)

Selasa 02 Jul 2019 11:31 WIB

Author :Ida S. Widayanti

Tiffany Watt Smith dalam TED@Merck KgaA dengan judul The history of Human Emotions

Foto: Youtube

Saat itulah rombongan tersebut menyadari penderitaan mahasiswa tersebut sesungguhnya merupakan bentuk kerinduannya terhadap kampung halaman. Sangat kuat, bahkan mungkin bisa saja membunuhnya. 


Tahun 1688, seorang dokter muda Johannes Hofer, mendengar kasus ini dan juga menemui kasus serupa. Ia pun menamai penyakit itu sebagai "nostalgia." Diagnosisnya secara cepat menyebar di seputar Eropa. Orang Inggris mengira mereka mungkin saja kebal karena mereka juga banyak melakukan perjalanan. Tapi kemudian beberapa kasus terjadi di Inggris juga. 


Tercatat orang yang terakhir mati karena nostalgia adalah seorang tentara Amerika yang berjuang selama Perang Dunia Pertama di Perancis. Itulah yang terjadi, seratus tahun lalu, seseorang mungkin meninggal karena nostalgia. 


Kisah di atas dituturkan Tiffany Watt Smith dalam TED@Merck KgaA dengan judul,  The history of human emotions dengan terjemahan ke dalam 23 bahasa. Narasi dalam bahasa Indonesia diterjemahkan oleh Stevanus Lieberto.


[1]   [2]   [3]



Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA