Selasa, H / 20 November 2018

HOT TOPICS

#QX

#BI

#SD

#HC

#AS

#qx

#US

#bi

#\

TERKINI

EDUCATION

 

Komunitas IYOIN Ajak Anak Indonesia Untuk Siap Mendunia

ESQNews.id, TANGERANG – Beberapa waktu lalu baru saja Indonesia memperingati hari Sumpah Pemuda yang berlangsung pada 28 Oktober 2018. Indonesian Youth Opportunities in International Networking atau biasa disebut IYOIN merupakan sebuah NGO yang dibentuk oleh beberapa pemuda-pemudi Indonesia yang saling bersinergi untuk menjadi wadah dalam mewujudkan cita-cita negara Indonesia.   Salah satu cita-cita yang hendak diwujudkan yaitu dalam bidang pendidikan. Pada 2018 ini, IYOIN Local Chapter Tangerang sudah memasuki tahun ke-3 dalam menyelenggarakan kegiatan national charity project yang bernama Peduli Tangerang 2018. Berawal dari kepedulian pemuda pemudi yang tergabung dalam IYOIN terhadap pentingnya pendidikan, Peduli Tangerang yang merupakan perpanjangan tangan dari kegiatan Peduli Indonesia mengadakan kegiatannya di salah satu sekolah  Madrasah Ibtidaiyah Darul Mu’min yang terletak di Desa Daon, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang pada Sabtu (17/11/2018).   “Peduli Tangerang kali ini mengangkat tema tentang Aku Anak Indonesia Siap Mendunia, tujuannya yaitu agar siswa siswi MI Darul Mu’min semakin semangat belajar untuk menggapai cita-cita dan siap mengahadapi era globalisasi,” tutur Executive Director IYOIN LC Tangerang, Fadli Fahrian.   Fadli memaparkan bahwa rangkaian kegiatan yang dilakukan untuk siswa siswi MI Darul Mu’min diantaranya yaitu kegiatan belajar mengajar sekaligus melakukan science experiment terhadap siswa siswi disana. Selain itu, Fadli bersama timnya juga melakukan renovasi terhadap infrastruktur sekolah yang kurang layak, seperti mengecat meja dan kursi serta membuatkan plafon atap sekolah.   “Keadaan sekolah yang sangat memprihatinkan membuat kami akhirnya memilih MI Darul Mu’min diantara banyak sekolah di wilayah Tangerang. Selain letaknya yang berada di wiayah plosok Tangerang, ternyata pemerintah juga kurang memperhatikan sekolah tersebut, seperti contohnya dana Biaya Anggaran Sekolah (BOS) tidak rutin terbayarkan oleh pemerintah, bahkan hanya 6 bulan sekali dan itupun tidak menentu jumlahnya berapa,” ungkapnya.   Selain itu, pihak IYOIN LC Tangerang telah melakukan survey terhadap beberapa wali murid di sekolah tersebut. Pekerjaan wali murid kebanyakan seorang buruh bahkan serabutan. Akan tetapi, siswa siswi disana memiliki semangat belajar yang tinggi dan orang tua murid juga sangat menerima kehadiran dan bantuan dari pihak IYOIN LC Tangerang yang juga bekerja sama dengan komunitas Diberi Untuk Memberi (DUM).     Rangkaian kegiatan sosial tersebut sekaligus dilakukan untuk memperingati Hari Anak Universal yang jatuh pada tanggal 20 November 2018. Tidak hanya di wilayah Tangerang, Peduli Indonesia sebagai awal iniasi juga mengadakan kegiatannya di 20 wilayah Kab/Kota di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Bogor, Depok, Serang, Bekasi, Purworejo, Padang, Medan, Malang, Semarang, Makassar, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Blitar, Batam, Palembang, dan Tulungagung.   Selain itu, pihak IYOIN LC Tangerang juga menerima donasi dari berbagai pihak untuk renovasi sekolah yang dapat disalurkan melalui rekening BNI 0469059892 atas nama Dinar Fuza Laksana.  

11 jam yang lalu

INTERNASIONAL

 

Bahasa Media Internasional untuk Perjuangan Palestina

"Sebagai orang Turki, kami merasakan peluru-peluru Israel mengenai rumah kami ketika tentara menembakkannya ke warga Palestina di Gaza," kata pemimpin Anadolu Agency Metin Mutanoglu ESQNews.id, ISTANBUL - Bahasa yang digunakan oleh media internasional terhadap isu Palestina harus dikerjakan ulang dan diubah untuk membantu perjuangan Palestina, kata para ahli dalam konferensi Palestina pada Sabtu (17/11/2018).Pernyataan itu muncul dalam konferensi terkait "Mengembangkan Wacana Media Global tentang Palestina" yang diadakan di kota Istanbul Turki. Profesor Azzam al-Tamimi yang juga seorang penulis dan peneliti Palestina mengatakan permasalahan dari kekejaman gerakan ZIonis dan kekerasan yang terjadi di Palestina harus tetap diangkat dan terus dipantau. Dia menambahkan bahwa wacana pro-Palestina tidak hanya menyoroti pentingnya menciptakan sebuah entitas politik Palestina belaka atau negara Palestina. "Tetapi asal masalah yang mengakibatkan rezim etnis Zionis.," tambah dia. Dia mengatakan retorika ini harus digunakan untuk melawan gerakan internasional melawan gerakan Zionis seperti melawan gerakan rezim Apartheid di Afrika Selatan. Wakil Direktur Jenderal Kantor Berita Turki Anadolu Agency Metin Mutanoglu  mengatakan apa yang terjadi di Palestina akan selalu muncul di media Turki. "Sebagai orang Turki, kami merasakan peluru-peluru Israel mengenai rumah kami ketika tentara menembakkannya ke warga Palestina di Gaza," kata dia. Dia pun memastikan apa yang terjadi di Palestina memiliki efek secara langsung di negaranya.--Warga Palestina yang kaya akan budayaMenanggapi reaksi masyarakat internasional terhadap penderitaan Palestina, Mutanoglu berkata: “Orang-orang Palestina telah menderita selama lebih dari enam dekade, tetapi masyarakat internasional tidak peduli, karena mereka lebih suka menjaga kepentingan mereka sendiri dengan mengorbankan bantuan untuk orang-orang Palestina."Untuk meningkatkan retorika internasional mengenai perjuangan Palestina, ia mendesak: "Kita seharusnya tidak hanya menulis cerita tentang orang-orang Palestina sebagai orang yang tertindas dan menjadi korban, tetapi kita harus mencerminkan perjuangan Palestina dengan orang-orang yang memiliki budaya yang kaya dan memiliki sejarah yang panjang,"Farid Abu Dheir, profesor media di Universitas Al-Najah di Tepi Barat, berpendapat bahwa masalah terbesar yang dihadapi Palestina adalah para musuh tersebut berinvestasi di sejumlah media dengan tujuan agar mencipatakan jaringan media internasional yang mendukung narasi media tersebut. "Kami telah menderita terhadap hegemoni media mereka selama beberapa dekade, tetapi saat ini kami hidup di era media sosial, dan kami masih belum dapat mengalahkan narasi Israel," keluh dia. Dia setuju dengan Mutanoglu yang tidak hanya fokus mengangkat isu Palestina sebagai orang yang tertindas tetapi juga sebagai orang yang sukses dan penuh harapan."Wartawan Indonesia Nour Hassan, Wakil Pemimpin Redaksi Harian Republika mengatakan setiap serangan Israel terhadap Palestina menjadi berita utama di media Indonesia. “Karena berita-berita pro-Palestina yang ditonton media Indonesia, kami melihat ribuan orang melakukan aksi demonstrasi dan demonstrasi pro-Palestina di Jakarta,” tambah dia. Sebuah konferensi besar dibuka di Istanbul pada hari Sabtu dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran global tentang Palestina. Forum ini diselenggarakan oleh Forum Internasional Palestina untuk Media dan Komunikasi yang berbasis di Beirut, konferensi ini menyatukan ratusan jurnalis, akademisi, dan penulis dari sekitar 60 negara di seluruh dunia.

15 jam yang lalu

NEWS

 

APKLINDO Jalin MoU bersama ESQ dalam Program Indonesia Bersih

ESQNews.id, JAKARTA – Asosiasi Klining Servis Indonesia (APKLINDO) menjalin MoU dengan ESQ pada Jumat (16/11/2018) di Granada Ballroom, Menara 165 Jakarta Selatan. Hal ini adalah bagian dari upaya APKLINDO untuk menumbuhkan dan mengajak masyarakat akan sadar kebersihan lingkungan atas Program Indonesia Bersih dengan bekerja sama dengan pemerintah dan lembaga, salah satunya adalah ESQ.   Program Indonesia Bersih Dalam hal ini datang dan bertemu dengan pendiri ESQ dalam rangka merealisasikan program yang dicanangkan minggu lalu yaitu program Indonesia bersih. Program ini adalah program upaya dari ESQ dan APKLINDO dalam upaya menumbuhkan dan mengajak masyarakat untuk berusaha membersihkan lingkungan dan ini penting untuk mewujudkan Indonesia bersih. Menurut Ketua Umum APKLINDO, M. Shiddiq mengatakan “Apabila dari kita masing-masing berusaha mengupayakan pada dirinya kesadaran bahwa bersih itu merupakan bagian dari kehidupan. Dia peduli terhadap lingkungannya, tidak akan masa bodoh dan dia berusaha mengambil sampah apabila di melihat bukan cuma tidak membuang sampah sembarangan untuk mencapai Indonesia bersih,” ucapnya. “Dalam hal ini adalah program APKLINDO digabungkan dan dikawinkan dengan program pendidikan ESQ yaitu membersihkan hati, sehingga bangsa Indonesia bukan cuma mampu membersihkan lingkungan tapi juga membersihkan hati, dan pada gilirannya cita-cita atau program Indonesia emas yang dicanangkan oleh ESQ akan menjadi kenyataan dimulai tahapannya dengan melakukan Indonesia bersih baik di lingkungannya maupun hatinya,” imbuh Shiddiq.   Asosiasi yang Menggerakkan akan Sadar Kebersihan APKLINDO adalah asosiasi tempat berkumpulnya para pengusaha klining di seluruh Indonesia dan kami memiliki anggota seluruhnya 3000 anggota dengan jumlah tenaga kerja 3juta kalau ini digerakan menjadi suatu gerakan nasional maka salam indonesia bersih akan menggelora dimana-mana dan akan merubah mindset bangsa Indonesia bahwa bersih itu adalah bagian dari hidup. Untuk itulah bahwa program ini kita terus kembangkan bersama ESQ dengan melakukan berbagai upaya sosialisasi baik itu pelatihan kepada anggota APKLINDO atau petugas petugas kebersihan Indonesia maupun bekerja sama dengan pemerintah dalam rangka menggaungkan gerakan ini yg pada akhirnya ini akan jadi gerakan nasional dan akan bersinergi dengan pihak pemerintah.     Apabila pengusahanya sadar bahwa ini adalah suatu gerakan maka akan ditumbuh kembangkan pada setiap petugas kerjanya itu adalah kesadaran Indonesia bersih dengan melibatkan unsur masyarakat, artinya bahwa kita setiap pagi akan mengucapkan salam Indonesia bersih maka akan bergema seluruh Indonesia.   Program kesadaran dan pelatihan dengan Training ESQ APKLINDO juga baru saja menyelenggarakan training bertajuk “Bukan Klining Servis Biasa” bersama ESQ pada 7 November 2018 di Granada Ballroom, Menara 165 sebanyak 400 orang  baik itu tenaga Klining, maupun para supervisor dan pemilik dari perusahaan klining yg turut ikut serta. Tajuk ini dipilih karena artinya menjadikan profesi klining servis adalah pribadi spesial yang tahu akan fungsi dan tugasnya tapi juga tahu tanggung jawabnya terhadap Allah. Dengan menumbuhkan kejujuran dalam hatinya. Dan training seperti ini dan kedepannya terus akan kembangkan.   Milestone APKLINDO APKLINDO terbentuk pada 20 Mei 1985 sudah 30 tahun lebih menjadi organisasi dibawah naungan KADIN Indonesia. Selama milestone-nya ini program sosialisasi terus digalakkan, kemudian saat ini sudah mengarah kepada tenaga klining Indonesia yang mempunyai sertifikasi profesi klining servis dari BNSP, punya kemampuan juga punya nilai dengan mengadakan pelatihan-pelatihan skill cleaning knowledge.   Dunia Klining Indonesia Ditanya tentang perkembangan dunia klining di Indonesia, M. Shiddiq mengungkapkan bahwa Indonesia memang masih tertinggal dengan negara lain secara teknologi cleaning, namun tak ada kata terlambat Indonesia harus berbuat dan harus mengejar ketertinggalan. “Kalah di bidang teknologi kita harus lebih unggul di hatinya,” ujar Shiddiq. Yaitu sumber daya manusianya yang bermoral. Untuk mengetahui lebih jauh tentang dunia klining dan perkembangannya, APKLINDO akan hadir dalam exhibisi yang akan diselenggarakan pada Juli 2019 di Expo Clean, JiExpo Kemayoran disana akan dipamerkan teknologi di bidang klining dan pemaparan perkembangannya dunia klining saat ini.

15 jam yang lalu

NEWS

TRAINING

 

Vision Board Raisa, dari London hingga California

ESQNews.id, JAKARTA - Senyumnya Raisa mengembang setelah berhasil membuat satu vision board masa depannya. Vision board atau papan impian itu dia buat di Training ESQ Teens pada Ahad (18/11).Raisa alesandra, siswi dari Madrasah Aliyah Pembangunan itu mengikuti training ESQ Teens untuk menyiapkan cita-citanya di masa depan. Kata dia, membuat vision board berarti memberikan gambaran cita-cita yang akan dicapainya di masa depan."Vision board itu untuk memvisualisasikan keinginan dan impian. Kita jadi fokus terhadap impian kita," ujar dia.Setelah belajar tentang vision board, Raisa juga belajat tetang apa itu alam bawah sadar dan alam sadar. Agar kelak apa yang dilakukan senantiasa bisa terjaga dalam kesadaran, atau alam bawah sadar yang sudah terprogram."Juga diajari tentang kebersamaan dan berkenalan dengan orang yang baru dan melampaui kebersamaan," ujar dia.Begitu kisah Raisa. Gadis cilik yang menuliskan mimpinya untuk pergi ke London di atas Vision Board. Apa pembaca sudah punya vision board?

2 hari yang lalu

TRAINING

 

Kagum, Bule Amerika ini Ucapkan MasyaAllah Berulang Kali di ESQ New Chapter

ESQNews.id, JAKARTA - Kata kagum dengan ucapan "MasyaAllah" berulang kali terucap dari bule asal Amerika yang mengikuti Training ESQ New Chapter. Dia adalah Emad Abdellatif Hamdan, Direktur Saleema Foundation Amerika Serikat.Pria berdarah Palestina yang besar di Amerika tersebut kagum dengan training Emosi dan Spiritual dari ESQ Leadership Center yang diadakan 16-18 November 2018 tersebut."MasyaAllah it's beautyfull, I never been to any country like Indonesia where people repeat alfateha, this very beautyfull masyaAllah, (MasyaAllah, ini indah, saya belum pernah melihat negara lain seperti Indonesia di mana ratusan orang membacakan alfateha berulang kali, MasyaAllah ini sangat indah)" ujar dia saat diwawancarai ESQ Media, Ahad (18/11).Emad juga menceritakan awal mula dirinya mengenal ESQ. Istrinya lah yang sudah mengikuti training sedari 2005 yang mengenalkan Emad dengan Ary Ginanjar Agustian. Emad merasa beruntung telah mengikuti training tersebut.Dia juga bercerita sebenarnya dirinya sering mendatangi Menara 165 dan bersilaturahim. Akan tetapi, baru kali ini dia bisa mengikuti training ESQ New Chapter secara penuh."This is my first time attending to three day training, (Ini adalah pertama kalinya saya menghadiri pelatihan tiga hari)" ujar dia mengakhiri.Training ESQ New Chapter dihadiri 700 peserta dari berbagai latar belakang. Training tersebut berlangsung selama tiga hari dimulai dari 16 sampai dengan 18 November 2018.

2 hari yang lalu

TRAINING

 

Suasana Training ESQ New Chapter 16-18 November 2018

Training ESQ New Chapter digelar pada 16-18 November 2018. Berbagai kalangan mulai dari pejabat, korporasi hingga kampus-kampus ikut dalam acara tersebut. Peserta yang membludak hingga 700 orang lebih tersebut berlangsung lancar dan meyenangkan.

2 hari yang lalu

NASIONAL

 

Wakil Ketua MPR-RI: Kasus Baiq Nuril Cederai Rasa Keadilan

ESQNews.id, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI  Abdul Muhaimin Iskandar akhirnya angkat bicara tentang kasus hukum yang saat ini menimpa Baiq Nuril.  Cak Imin mengatakan, kasus Ibu Nuril mencederai rasa keadilan di masyarakat, dan mendesak agar Ibu Nuril dibebaskan dari segala tuntutan hukum.“Dia merekam semua itu kan supaya terhindar dari fitnah. Dia punya anak yang masih menyusu, punya suami. Atasannya yang selalu menggoda, kok malah Bu Nuril yang dihukum. Ini mencederai rasa keadilan masyarakat,” kata Cak Imin di Jakarta, Sabtu (17/11)Pada bagian lain Cak Imin menjelaskan, dirinya tidak punya niat untuk mencampuri proses hukum yang saat ini berjalan. Menurutnya, kekuasaan judikatif  harus bersih dari intervensi pihak mana pun. Namun demikian, Cak Imin juga meminta kasus Ibu Nuril dilihat secara proporsional dan memenuhi rasa keadilan.“Ini relasi kuasa antara pimpinannya dengan Ibu Nuril. Dia merekam semua pembicaraan itu supaya ada bukti bahwa dia tidak selingkuh. Ini niatnya supaya tidak terjadi fitnah kepada dirinya. Kok malah dia yang dihukum,” sambung Cak Imin.Seperti yang ramai diketahui, Baiq Nuril merekam percakapannya dengan Kepala Sekolah berinisial M, yang notabene adalah atasan Baiq Nuril di SMA 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat. Percakapan tersebut ditengarai berisi cerita mesum dari Kepsek M. Tindakan perekaman ini mengakibatkan Nuril dipecat dari tempatnya bekerja. Nuril juga dilaporkan ke Kepolisian karena dianggap menyebarkan rekaman percakapannya dengan Kepsek M.Di persidangan Baiq Nuril mengaku perekaman pembicaraan tersebut dimaksudkan untuk menjaga keutuhan rumah tangganya, serta untuk melindungi dirinya karena merasa dilecehkan secara seksual.“Ini yang saya maksud bahwa Ibu Nuril korban dari relasi kuasa. Dia merekam pembicaraan untuk melindungi dirinya dari fitnah. Lalu dia dipecat, dilaporkan, dan sekarang mau dihukum. Rasa keadilannya tidak ada," jelas Cak Imin.Cak Imin berharap segera ada upaya hukum untuk memastikan Baiq Nuril tidak ditahan. Menurutnya, pelecehan seksual yang dialami oleh Ibu Nuril adalah bukti dari relasi kuasa yang menempatkan Ibu Nuril pada posisi tidak berkuasa ketika peristiwa itu terjadi.“Saya tidak ingin mencampuri proses hukum yang berlangsung. Kalau menggunakan UU ITE, sebaiknya dicek lagi tujuan dari perekaman itu. Saya minta jangan penjarakan dia. Kita harus menjamin rasa keadilan masyarakat,” kata Cak Imin mengakhiri.

2 hari yang lalu

NASIONAL

 

PPP: PSI Gagal Paham Sejarah Soal Perda Syariah

ESQNews.id, JAKARTA - Wakil Ketua Umum PPP, M. Arwani Thomafi menyayangkan pernyataan ketua umum PSI, Grace Natalie  yang menolak Perda bernuansa agama baik itu Perda Syariah maupun Perda Injil. Pernyataan itu menurut Arwani bahkan bisa diartikan Anti NKRI dan Anti Pancasila.Sikap PSI itu menurut Arwani juga mencerminkan ketidaktahuan mereka tentang sejarah dan hukum di Indonesia. Para pendiri bangsa sudah sepakat sepakat bahwa aturan di bawah Undang-undang Dasar (UUD) 1945 bisa mengatur atau mengadopsi hukum keagamaan.“Adopsi hukum agama (syariah) baik pada tingkat UU maupun Perda sesungguhnya merupakan pencerminan negara hukum Pancasila yang dijiwai semangat Ketuhanan Yang Maha Esa,” kata Arwani.Ia menambahkan, sepanjang UU dan perda itu dibentuk berdasarkan prosedur legislasi yang benar sesuai aturan, maka harus diterima sebagai bagian hukum nasional atau daerah. Bahkan saat ini sebenarnya sudah banyak UU atau Perda bernuansa agama yang sudah dinikmati masyarakat Indonesia.Arwani mencontohkan pemberlakukan UU 1/1974 tentang Perkawinan yang merupakan bentuk terbaik dari adopsi hukum agama syariah dalam hukum positif negara. UU ini terbukti berjalan baik dan tetap dalam semangat NKRI. UU ini membuat perkawinan bisa dilakukan menurut agama masing-masing.“Sikap PSI ini menunjukkan ketidaktahuan terhadap sistem hukum nasional. Dalam titik ini, sikap politik PSI justru lebih ekstrem dibanding kebijakan politik hukum era Kolonial yang dalam dinamikanya mengakui eksistensi hukum Islam di Indonesia,” tambahnya.Pernyataan politik PSI ini juga berpotensi memecah belah serta menimbulkan keresahan di masyarakat dan bisa disebut ingin mencerabut akar Indonesia dari genetika negara berketuhanan. “PSI ahistoris dalam melihat sejarah berdirinya NKRI melalui rapat BPUPKI, PPKI serta dinamika politik saat kemerdekaan,” pungkas ArwaniPPP selama ini memang menjadi partai yang memperjuangan syariah secara konstitusional. Selain UU Perkawinan, PPP juga berada di garda terdepan pada lahirnya UU 7/ 1974 tentang Penertiban Perjudian, UU 38/1999 tentang Pengelolaan Zakat, UU 44/2008 tentang Pornografi, dan lainnya.Sebelumnya, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie memberikan statement akan menolak dengan tegas Perda dengan unsur Agama seperti perda Syariah dan Perda Injil. Hal tersebut menurut dia memberikan ruang untuk intoleransi dan diskriminasi.

2 hari yang lalu

NASIONAL

 

Cucu Menkopolhukam Meninggal Tercebur di Kolam Ikan

ESQNews.id, JAKARTA - Cucu Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Negara (Menkopolhukam) Wiranto  meninggal dunia. Cucunya yang baru berusia 15 bulan tersebut meninggal karena kecelakaan.Diketahui, cucunya yang bernama Achmad Daniyal Alfatih meninggal dunia setelah terpeleset masuk ke dalam kolam ikan. Almarhum tidak tertolong saat tercebur ke kolam ikan.Cucunya tersebut akan dimakamkan di Solo, Jawa Tengah hari ini, (16/11).Wiranto sedang bersama Presiden Joko Widodo di Singapura saat mendengar kabar cucunya meninggal dunia. Wiranto kemudian langsung pamit untuk mengantarkan jenazah cucunya tersebut ke peristirahatan terakhirnya.

3 hari yang lalu

IN PICTURES

ESQ TV