Kamis, H / 09 Desember 2021

Wisuda Ke-5 ESQ Business School, Ini Pesan Para Tokoh Nasional untuk Generasi Penerus Bangsa Indonesia

Senin 06 Sep 2021 14:10 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Potret saat acara berlangsung

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA - Senin (6/8/2021) ESQ Business School (EBS) telah menyelenggarakan acara Wisuda ke-5 dan Welcoming Reception Mahasiswa Baru 2021 secara virtual. Ada sekitar 62 mahasiswa/mahasiswi yang di wisuda hari ini. Mereka berasal dari Program Studi (S1) Manajemen Bisnis, Sistem Informasi, dan Ilmu Komputer.

Para wisudawan langsung dilantik oleh Pendiri ESQ Business School yakni Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian. Kemudian EBS juga mengundang beberapa tokoh secara virtual di antaranya H. Musa Rajekshah, S.Sos., M.Hum (Wakil Gubernur Sumatra Utara), Prof. Dr. dr. Fasli Djalal, Ph.D.(Dewan Penasihat EBS), Ir. I Made Dana M Tangkas, M.Si (Dewan Ahli EBS), Dr. Yaya Jakaria, SI., MM (Kepala LLDIKTI Wilayah 3), dan pembacaan doa secara virtual oleh KH. Muhammad Cholil Nafis, LC., MA., Ph.D.




Di awal sesi setelah pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Hymne EBS, Ary mengetuk palu tanda acara resmi di buka. Lalu, dilanjutkan dengan sambutan dari para tokoh yang hadir.

"Meskipun wisuda ini tidak bertemu langsung, namun tidak mengurangi rasa kekeluargaan atau silaturahmi kita. Adek-adek setelah wisuda ini seharusnya sudah tau arah atau tujuan hidupnya mau kemana dan jadi apa. Apalagi ditambah dengan situasi yang sedang kita hadapi saat ini," kata Musa, Wagub Sumut kepada 300 orang yang hadir di zoom meeting tersebut.


<more>


Pria yang akrab disapa Bang Ijeck itu berharap kita semua bisa menghadapi ujian (pandemi) ini. Ia juga berpesan kepada para wisudawan EBS, setelah lulus harus bisa jadi penerus bangsa yang mampu bersaing dengan bangsa lain. Disertai kekompakan dan semangat juang yang tinggi.




Adapun pesan yang disampaikan oleh Fasli Jalal kepada puluhan wisudawan EBS. Ia mengatakan bahwa kita semua bisa bersama-sama membangun dan wujudkan Indonesia Emas 2045.




"Pasalnya, lulusan EBS ini sudah dipupuk dan dididik dengan baik. Jadi saya yakin, para wisudawan sudah punya modal yang dibutuhkan oleh masyarakat. Kalian pasti mampu menghadapi segala macam tantangan yang ada, " jelasnya dengan sangat antusias.




Meskipun Mahasiswa dan Mahasiswi EBS melangsungkan proses pembelajaran dan wisuda secara online, namun itu tak mengurangi rasa semangat juang dan antusias mereka. Terlihat dari wajah yang berseri dan gerakan tubuh yang energik.


"Biasanya saat kuliah offline kalian diuji oleh dosen, tapi sekarang diuji oleh Allah tentang arti integritas. Integritas itu harga mati yang ada di dalam 7 Budi Utama. Sehingga kalian memiliki jiwa yang kuat, wisudawan yang agile dan mampu hadapi Era VUCA ini," kata Ary Ginanjar.




Selain kegiatan Wisuda ke-5, EBS gelar acara penyambutan Mahasiswa baru atau Welcoming Reception Mahasiwa Baru 2021 yang bertemakan “Generasi Emas: Bangkit dan Optimis Mengukir Prestasi Unggul di Era Kenormalan Baru.


Tak hanya memberikan motivasi, Ary Ginanjar juga memberikan Beasiswa kepada 40 % mahasiswa/i EBS. Kemudian Fariza Irawady (Sekjen Forum Komunikasi Alumni ESQ 2008-2009) juga memberikan 30 % Beasiswa kepada mahasiswa/i EBS.


Sesuai dengan Visi ESQ Business School yakni menjadi “Perguruan Tinggi Berbasis Karakter yang Menjadi Pusat Keunggulan untuk Mewujudkan Peradaban Emas” para lulusan ESQ Business School tak hanya dibekali ilmu secara intelektual saja selama mereka mengenyam pendidikan di bangku perkuliahan, tapi mereka juga dibekali ilmu secara emosional dan spiritual.





Pada wisuda ke-5 ini, tercatat 9 nama Wisudawan peraih IPK tertinggi, 3 Wisudawan berasal dari Program Studi Manajemen Bisnis, 3 Wisudawan berasal dari Program Studi Sistem Informasi, dan 3 Wisudawan berasal dari Program Studi Ilmu Komputer. Dina Ilhami dari Program Studi Manajemen Bisnis berhasil menjadi Wisudawan terbaik dengan IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) 3,82, kemudian Ichsan Sahrul Maulana dari Program Studi Sistem Informasi berhasil menjadi Wisudawan terbaik dengan IPK 3,57, dan Mu’tashim Billah dari Program Studi Ilmu Komputer berhasil menjadi Wisudawan terbaik dengan IPK 3,84.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA