Selasa, H / 05 Juli 2022

Transformational Leadership Di Jasa Raharja, Dirut: Insya Allah 2 Digit, Pasti Bisa!

Rabu 22 Dec 2021 17:10 WIB

Reporter :EDQP

Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan Achmad Purwantono

Foto: dok. ESQ

“Anda bisa mencintai orang lain tanpa memimpin mereka, tetapi Anda tidak bisa memimpin orang lain tanpa mencintai mereka.” Ary Ginanjar Agustian.

ESQNews.id, JAKARTA – Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan Achmad Purwantono paparkan target atau goals di tahun 2022 dihadapan para leaders Jasa Raharja dalam Transformational Leadership Program. Acara yang digelar oleh ACT Consulting tersebut mengusung tema “Leadership in VUCA Era dan Utilizing Leadership DNA.”

“Goals di tahun berikutnya yaitu ingin mencapai 2 Digit. Insya Allah 2 Digit, pasti bisa! Itulah target kami selain meningkatkan upaya pelayanan masyarakat,” kata Rivan saat acara berlangsung pada Rabu, 22 Desember 2021 melalui Zoom  Meeting.

Untuk itu, ia menghimbau kepada puluhan pimpinan Jasa Raharja agar mengikuti training yang dipandu langsung oleh Ary Ginanjar Agustian (Founder ACT Consulting/ESQ Group) tersebut semaksimal mungkin. 

Ary yang hadir langsung dari Studio lantai 23 Menara 165 itu mengatakan bahwa Jasa Raharja bisa menembus langit dan eksis terus berkembang hingga tahun 2045 bahkan lebih. Karena Menteri BUMN, Erick Thohir telah mencanangkan Core Values AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) yang artinya AKHLAK tersebut sebagai pondasi dari seluruh BUMN.

“Ibarat gedung, jika pondasinya kokoh maka gedung itu akan berdiri tegak. Jika Jasa Raharja mempunyai pondasi yang bernama AKHLAK, maka Jasa Raharja bisa menembus langit dan mencapai 2 Digit bahkan lebih. Saya yakin 1000 persen,” papar Ary dengan mengacungkan kedua jempolnya.



Ary yang juga merupakan sahabat Dirut Jasa Raharja (teman momotoran) melanjutkan paparannya, “Untuk mencapai itu semua, dibutuhkan seorang pemimpin yang bisa jadi role model agar sejalan dan selaras dengan visi, misi serta tujuan perusahaan."

<more>

Teori kepemimpinan transformasional pertama kali diusulkan oleh Burns, dan kemudian dikemukakan oleh Bass, yang membuat kontribusi luar biasa untuk pengembangan teori. Pemimpin transformasional mentransformasikan pengikut berpikir sedemikian rupa sehingga mereka mengadopsi visi organisasi seolah-olah visi itu adalah milik mereka sendiri.
 
Transformasi ini memotivasi karyawan untuk mengatasi minat mereka sendiri dan berjuang untuk tujuan bersama.

Menurut Bass, ada empat dimensi kepemimpinan transformasional, yaitu role model, inspiring, innovative, growth. Sedangkan ACT Consulting telah merumuskan 5I dalam Transformational Leadership yang dilandasi oleh Compassion and Mission, di antaranya yaitu Internal Understanding (Leadership DNA), Idealized Influence (Role model), Inspirational Motivation (Inspiring), Intellectual Stimulation (Innovative), Individualized Consideration (Growth). 

Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA