Minggu, H / 29 Januari 2023

President of ESQ Group, Ary Ginanjar Dapat Pujian dari 3 Menteri BUMN Saat Bedah Buku AKHLAK

Kamis 07 Jan 2021 20:52 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Potret saat peluncuran dan bedah buku AKHLAK

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA - Pada Rabu (6/1/2021) acara Launching buku 'AKHLAK UNTUK NEGERI' yang disaksikan langsung oleh 3 Menteri BUMN serta 1000 partisipan sukses digelar.


Dahlan Iskan (Menteri BUMN 2011-2014) dan Tanri Abeng (Menteri BUMN 1998-1999) menghadiri peluncuran dan bedah buku bersampul merah putih karya Menteri BUMN Erick Thohir serta President ESQ Group Ary Ginanjar Agustian itu secara virtual.


Di dalam bedah buku ini selain mengkaji pentingnya AKHLAK bagi BUMN dan Indonesia, juga ada sharing best practice berdasarkan pengalaman dalam mempraktekkan AKHLAK.


<more>


Ary Ginanjar mendapatkan pujian dari 3 Meneg BUMN, karena sudah ikutserta membantu dan kolaborasi hingga buku dengan 200 halaman berhasil dirilis.


"Saya rasa tentu saya tidak mau muluk-muluk, tapi Insya Allah saya yakini dengan kerja keras dari keseluruhan pimpinan-pimpinan yang ada di BUMN juga dengan bantuan Pak Ary, kita ingin ini bisa terlaksana," ucap Erick kepada 1000 partisipan yang hadir seperti para Direksi dan Komisaris BUMN serta pimpinan Senior dan tim penggerak budaya AKHLAK.


Erick mengaku bahwa dirinya juga terinspirasi dari sosok Dahlan Iskan dan Tanri Abeng. Sehingga ia mendapat pujian dari kedua senior Menteri BUMNnya itu.




"Saya sangat menyambut baik buku Akhlak ini karena bersumber dari otak Pak Menteri Erick Thohir langsung bersama sahabat saya yaitu Ary Ginanjar," ujar Tanri.


Dahlan Iskan pun turut memuji penyusunan buku ini. Banyak sekali paparan positif darinya, setelah 7 tahun vakum berkomentar terkait BUMN.


Bahkan, moderator cantik Sandrina Malakiano tertarik untuk membeli buku tersebut. Ia mengatakan, "Saya yakin ini adalah buku yang sangat universal sekali sifatnya. Karena ini juga dibuat oleh Pak Ary Ginanjar pakarnya pembentukan karakter di Indonesia."




Ary menjelaskan bahwa di dalam buku tersebut ada contoh kasus, inspirasi, serta filosofinya. Sehingga, ia berharap buku Akhlak itu bisa dibaca juga oleh insan BUMN beserta keluarga maupun masyarakat umum.


"Tidak lagi menjadi aturan yang menakutkan tapi menjadi sebuah energi yang inspirasi. Semua KPI di buku tersebut tetap ada, namun penuh dengan contoh dan inspirasi. Sehingga dibacanya menarik dan enak."




Tokoh 4 in 1 (Motivator, Entrepreneur, Educator, Author) itu menayangkan salah satu slide pepatah dari China yaitu "Jika ingin menanam 1 tahun maka tanamlah gandum, jika ingin menanam 10 tahun maka tanamlah pohon, jika ingin menanam untuk 100 tahun maka tanamlah manusia."


Ary Ginanjar pun mengutip kata mutiara dari Isabel Allende, "Semua pemikiran besar akan hilang ketika tidak ditulis menulis adalah bekerja untuk keabadian."


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA