Kamis, H / 22 Februari 2024

Perubahan Anak, Perubahan Orangtua (1)

Jumat 24 Sep 2021 08:02 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Illustrasi

Foto: cypnow.co.uk

ESQNews.id, JAKARTA - Seorang ibu begitu kaget ketika dipanggil ke sekolah berkaitan dengan perilaku anaknya yang berusia sepuluh tahun. Menurut sang guru, si anak mengalami kemunduran dalam berbicara dan bersikap sehingga cenderung membuat kesal temannya.

 

Beberapa hari kemudian, laporan senada juga diberikan oleh tetangganya bahwa si anak telah mengejek anaknya sehingga mereka sempat saling pukul.

 

Tentu saja bagi si ibu hal itu merupakan masalah serius. Ia berdiskusi dengan suaminya. Mereka sepakat untuk mengajak sang anak berdialog mengenai penyebab munculnya sikap yang tidak diharapkan, baik di rumah maupun di sekolah.

 



Awalnya si anak hanya terdiam. Namun, ibu dan ayahnya terus meyakinkan bahwa ayah, ibu, juga gurunya di sekolah bermaksud membantu. Mereka tidak ingin sang anak bersikap yang menyebabkan orang lain tidak nyaman, karena hal itu hanya akan membuat dirinya tidak nyaman juga.


<more>

 

Ketidakmampuan membangun hubungan sosial dengan teman dan lingkungan akan merugikan dirinya sendiri.


Si anak dengan tangisan sesal akhirnya berkata, “Aku berbicara kasar karena mengikuti teman-teman di sekitar rumah.”


(Dikutip dari Buku Mendidik Karakter dengan Karakter karya Ida S Widayanti)


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA