Selasa, H / 05 Juli 2022

Peringatan Hari Bakti Rimbawan dan Internalisasi ASN BerAKHLAK di KLHK, Ary Ginanjar Tampil Memotivasi

Rabu 16 Mar 2022 15:09 WIB

Reporter :EDQP

Potret saat kegiatan berlangsung

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar acara dalam rangka memperingati Hari Bakti Rimbawan ke-39 yang jatuh pada tanggal 16 Maret 2022. Di tanggal yang sama pula, KLHK mulai diresmikan yakni pada tahun 1983.

Hari Bakti Rimbawan diperingati dengan tujuan untuk mengkampanyekan pentingnya pelestarian hutan dan lingkungan sekitar. Adapun Tema Hari Rimbawan 2022 adalah "Rimbawan Menjaga Lingkungan, Menyukseskan Presidensi G20 Indonesia.”

Perhelatan ini dilaksanakan secara faktual di Auditorium Soejarwo Manggala Wanabakti, diikuti oleh kurang lebih 250 orang. Siti Nurbaya (Menteri KLHK) turut hadir bersama Darori Wonodipuro (Anggota Komisi IV DPR RI), Bambang Hendroyono (Sekjen), Jajaran Pejabat Eselon I Kementerian LHK, Penasehat Senior Menteri, Staf Khusus Menteri dan Tenaga Ahli Menteri, Pejabat Eselon (II, III, IV) dan segenap pegawai Kementerian LHK.



“Tema kali ini juga sekaligus meneguhkan arah dan cara pandang seluruh Rimbawan, menggali atau recall memori yang senantiasa ada dalam benak kita tentang peran hutan sebagai elemen dan struktur pembentuk bentang alam dan lingkungan yang perlu senantiasa kita jaga,” kata Siti Nurbaya.

Ia juga kembali mengingatkan tentang himbauan dari Presiden Joko Widodo terkait menginternalisasikan serta mengimplementasikan Core Values BerAKHLAK di lingkup seruruh ASN, “Bapak Presiden telah menegaskan untuk hadirnya Core Values ASN BerAKHLAK dengan akronim Ber Orientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif.”

“Core Values adalah prinsip dan nilai agama yang menjadi pondasi serta acuan dalam suatu organisasi yang merefleksikan visi dan misi organisasi. Core Values merupakan suatu hal yang dihargai, dijalankan, dijunjung tinggi dan yang merupakan jiwa dari organisasi dan anggotanya,” sambungnya. 



Wanita yang juga alumni ESQ sejak 15 tahun yang lalu itu mengatakan bahwa, ”Kini kita akan mendapatkan pencerahan dari Pak Ary Ginanjar, tokoh dalam pembentukan karakter, tokoh pelurusan makna beragama, bermasyarakat dan berbangsa dalam keseharian yang seharusnya dilakukan oleh ASN.” 



Dalam kesempatannya, Ary Ginanjar Agustian Founder ESQ Group/ACT Consulting menjadi narasumber dalam moment tersebut. Di awal sesi, ia menyapa ratusan Rimbawan yang hadir dalam Auditorium serta Rimbawan dari seluruh Indonesia melalui Zoom Meeting.

Ary dengan gagahnya tampil di depan panggung mengatakan bahwa, “Di sini saya akan mencoba menggambarkan secara sederhana pidato yang disampaikan oleh bu Menteri meskipun tidak lengkap.”



“Bu Menteri mengatakan bahwa forest and other land use atau FoLu Net Sink 2030 ini adalah sebuah visi untuk mencapai Indonesia Emas. Untuk mencapai hal tersebut tentu ada strateginya, struktur serta sistem yang dipersiapkan dan dijalankan. Namun pada pelaksanaannya, ibu Menteri senantiasa menyampaikan leading by example,” kata Ary.

Menurut Menteri KLHK, kalimat Leading by Example tersebut memiliki arti bahwa para pimpinan harus memberikan contoh yang baik kepada Rimbawan lainnya, yang senantiasa bekerja harus dengan penuh keikhlasan, ketulusan, dan kerja keras. 



<more>

Kemudian Ary menambahkan, “Oleh karena itu dalam bagan total transformation model di atas sebelah kanan terdapat yang namanya budaya kerja. Ternyata 70% keberhasilan pelaksanaan atau eksekusi suatu pekerjaan itu bukan hanya pada sisi kiri saja, namun tergantung dari karakter, nilai nilai, dan keyakinan.”

“Jadi saya mau mengingatkan kembali, untuk mencapai visi misi dan tujuan Bu Menteri serta KLHK harus menyeimbangkan keduanya yakni dari sisi renstra dan budaya kerja. Supaya performa atau kinerja dalam Kementerian ini berjalan dengan baik,” tutupnya.



Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA