Jumat, H / 24 September 2021

Penindasan 77 Siswa SMP, Dipaksa Makan Kotoran Manusia

Kamis 27 Feb 2020 15:31 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Siswa SMP Seminari Bunda Segala Bangsa di Maumere Ibu Kota Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT)

Foto: Instagram

ESQNews.id, JAKARTA – Maraknya berita tentang anak, pelecehan, penganiayaan, pem-bullyan, penindasan dan lainnya. Bahkan penjualan anak, untuk diambil beberapa organ tubuhnya dengan tarif yang sudah disepakati dan tercantum di dalam media sosial.


Selain itu, berita yang sedang hangat datang dari daerah Nusa Tenggara Timur terjadi pada (19/2/20). Penindasan dialami oleh 77 siswa SMP Seminari Bunda Segala Bangsa di Maumere Ibu Kota Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).


Mereka menjadi korban dari kakak kelasnya sendiri. Dengan cara yang tak manusiawi, yaitu dipaksa memakan kotoran manusia. Berawal dari dua orang kakak kelas yang menemukan kotoran manusia di salah satu lemari kosong dalam asrama.


<more>


Mereka memanggil dan mengumpulkan semua siswa kelas VII. Karena tidak ada yang mengaku, kedua kakak kelas ini mengambil kotoran tersebut menggunakan sendok. Lalu mereka menyuruh ke-77 siswa SMP memakan kotoran tersebut.


Para orangtua yang mengetahu hal ini minta pertanggungjawaban dari pihak sekolah. Akhirnya dua kakak senior itu dikeluarkan dari sekolah.


Pimpinan Seminari Bunda Segala Bangsa Maumere, Romo Deodatus Du’u mengatakan, pihaknya telah mengambil keputusan mengeluarkan keduanya. Ini merupakan sebagai sanksi tegas dari pihak sekolah.


"Sebagai bentuk pembinaan untuk kedua kakak kelas tersebut, maka pihak seminari memutuskan mengeluarkan keduanya dari Seminari Maria Bunda Segala Bangsa," kata Romo Deodotus, dalam beberapa situs artikel.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA