ESQNews.id, JAKARTA - Dua orang sahabat yang sudah lama
berpisah, bertemu saat mereka sudah sama-sama memiliki anak-anak kecil. Salah
seorang dari mereka berkata, “Wah, pasti repot punya tiga anak kecil-kecil.
Rumah pasti selalu berantakan, ya?”
Namun jawaban sahabatnya itu sungguh sangat tak terduga.
“Alhamdulillah, semua anak saya sudah biasa beres-beres
sejak kecil. Bahkan anak saya yang dua tahun juga sudah mulai belajar membereskan
mainannya sendiri.”
Jawaban tersebut tentu mengagetkan temannya. Ia, seperti juga kebanyakan ibu lainnya, menganggap beres-beres hanya pekerjaan orangtua dan anak yang sudah besar.

Saat ini, banyak orangtua yang menyadari pentingnya mainan edukatif untuk kecerdasan anaknya. Namun banyak yang tidak menyadari bahwa beres-beres setelah bermain juga tak kalah penting.
Selain membangun karakter mandiri, disiplin, dan tanggung jawab, beres-beres juga sangat menstimulasi kecerdasan.
Saat beres-beres, anak banyak belajar hal yang penting untuk kehidupannya.

Dikutip dari buku Mendidik Karakter dengan Karakter karya Ida S. Widayanti
