Kamis, H / 09 Desember 2021

Obati Rasa Rindu Tanah Suci dengan Training Hari Arafah

Senin 26 Jul 2021 15:00 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Potret saat acara berlangsung

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA - One Day Online Training Hari Arafah telah dilaksanakan pada Senin (19/7/2021), yang ditonton lebih dari 13,081 views lewat Youtube dan 1000 orang di Zoom. Acara itu digelar oleh ESQ Tours, dipandu langsung oleh Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian (Founder ESQ Group), Iman G Herdimansyah, Ahmad Zaki, dan Hasan (trainer ESQ).

 

Peserta yang hadir tak hanya dari seluruh Indonesia, namun dari negara Korea Utara, Malaysia, Uganda, Singapura, Brunei Darussalam, Amerika pun ikut bergabung di webinar.

 

Kegiatan ini mendapat support dari BPKH, Amitra, BSI, Magnet Rezeki, dan lainnya. Rahmat Hidayat, salah satu anggota dari BPKH memberikan sambutan di awal acara.

 

“Kami menyambut baik acara one day training ESQ hari arafah. Hari ini Indonesia dan negara lainnya juga tidak melaksanakan haji, karena haji terbatas hanya untuk warga Saudi Arabia yang sudah tinggal di sana.”


<more>

 

Menurutnya, jika kita memahami makna Arafah itu biasanya pada saat haji kita akan berdiam diri di Arafah. Maka hari ini kita wukuf di rumah masing-masing dengan lebih mengenal diri sendiri.

 

“Barang siapa yang mengenali dirinya sendiri dia pasti akan sampai kepada Allah. Hadist Rasulullah bersabda bahwa saat kita merenungi dosa-dosa kita kepada Allah, mohon ampun, banyak berdzikir, pasti Allah akan membersihkan diri kita termasuk saat adanya pandemic ini. Kena sakit itulah cara Allah membersihkan dosa-dosa kita,” lanjutnya.



 

Paparan dari pria berkopeah itu membuat partisipan di dalam 2 link zoom tersebut merasa haru, terlihat wajah yang merunduk dari layar.

 

Ustadz Nasrullah juga mengatakan, “Peristiwa haji sangat banyak di antaranya ketika Allah menguji Siti Hajar, ia mencari air dari Bukit Sofa dan Marwah 7 kali gak dapat apa-apa.Tapi dari seorang bayi menghentakan kakinya lalu keluar air zam-zam.

 

“Mungkin saat ini semuanya sedang mencari ikhtiar, mencari air zam zam, untuk menyelesaikan Covid 19 ini. Tapi kita harus ingat ada keajaiban dari Allah SWT. Ada keajaiban yang disiapkan untuk kita semua,” jelasnya.

 


 

Sedangkan menurut Ary, fenomena yang terjadi kali ini adalah banyaknya para Jemaah haji yang tertunda ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji. Semestinya hari ini kita sudah berada di Padang Arafah, tentu bukan sebuah kebetulan, atau keadaan yang datang begitu saja kecuali atas ijin dari Allah.

 

“Namun itu semua tidak bisa menghalangi kita semua agar kita tetap bermunajat dan memohon kepada Allah. Meminta karunia kepadaNya.”


“Apa yang kita lakukan ini adalah bagaimana agar kita tetap menjaga momentum terbaik 9 dzulhijah atau Hari Arafah ini. Supaya hari yang begitu mulia tidak kita lalui begitu saja dengan kegiatan-kegiatan yang tidak ada gunanya,” lanjut Ary.




Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA