Jumat, H / 24 September 2021

Menteri Investasi, Bahlil: Harus Ada Pemerataan Investasi Daerah

Rabu 30 Jun 2021 12:30 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Potret saat acara berlangsung

Foto: Instagram

ESQNews.id, JAKARTA -  Beberapa hari yang lalu diadakan rapat "Koordinasi Penyusunan Peta Peluang Investasi Proyek Prioritas Strategis yang Siap Ditawarkan" tulis Bahlil, Menteri Investasi di akunnya. Rapat itu berlangsung pada Jumat (18/6/2021). Kegiatan ini juga dihadiri secara daring oleh pejabat Kementerian/Lembaga dan pemerintah daerah seluruh Indonesia, di antaranya Gubernur Sumatera Barat @mahyeldisp, Gubernur Bali @kostergubernurbali, dan Wakil Gubernur Maluku Barnabas Nathaniel Orno.


Kegiatan yang merupakan inisiatif Kementerian Investasi/BKPM ini bertujuan untuk memberikan informasi dan data yang akurat kepada investor akan peluang investasi, khususnya pada proyek prioritas strategis.


Dengan adanya informasi yang komprehensif dari hasil kajian, diharapkan dapat membantu investor dalam mengambil keputusan berinvestasi di Indonesia, yang tentunya akan mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional.


"Saat masuk ke Kementerian Investasi, saya melihat proses promosi investasi kita seperti mengarang bebas karena belum adanya desain investasi yang terstruktur. Dengan adanya peta peluang investasi ini, investor dapat lebih mudah menetapkan keputusannya dengan proyek yang strategis," ungkap Bahlil saat rapat.


<more>


"Kita tidak boleh hanya berpusat pada daerah Jawa, harus ada pemerataan investasi daerah. Maka dari itu dengan adanya peta peluang investasi ini, harus ada keterlibatan pengusaha lokal daerah," tutupnya.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA