Selasa, H / 05 Juli 2022

Labschool Cirendeu Undang Ary Ginanjar dalam Kajian Ramadhan, Ary: Puncak dari Puasa Itu…

Jumat 08 Apr 2022 15:00 WIB

Reporter :EDQP

Potret Saat Acara Berlangsung

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA – “Bulan ramadhan adalah bulan yang penuh rahmat dan barokah, tapi tidak semua orang bisa mendapat rahmat dan barokah. Karena dibalik sana ada ilmu pengetahuan, yang harus di iqro supaya kita bisa dapat bismirabbika,” demikian yang disampaikan Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian (Founder ESQ Group) saat memberikan sharing atau motivasi kepada para pimpinan serta puluhan guru dan siswa Labschool Jakarta pada Kamis 7 April 2022 secara daring.


Labschool Jakarta yang ada di Cirendeu adakan Kajian Ramadhan berkah bersama Al Quran secara offline di Mesjid Baitul Ilmi Cirendeu serta online lewat Youtube, Zoom, dan Instagram labschoolcirendeu.official.




Ary Ginanjar menjadi narasumber dalam momen tersebut dengan mengambil tema “Menghidupkan nilai nilai Al Quran dalam diri.” Menurutnya, Allah bicara kepada kita melalui berbagai cara yakni melalui alam semesta yang harus kita baca, melalui para nabi dan rosul yang harus kita ikuti, melalui kejadian kejadian yang ada di semesta, serta melalui Al Quran yang diturunkan oleh Baginda Muhammad.


“Seperti yang kita ketahui, bahwa Al Quran diturunkan di bulan ramadhan. Kemudian apakah kita bisa membacanya? Tergantung pada kualitas puasa kita, karena puncak dari puasa itu adalah idul fitri yaitu kita menemukan fitrah atau nilai nilai terdalam di hati yang suci dan bersih yang sering memberikan fatwa dan bisikan. Seperti nabi sampaikan kalau dalam hati itu ada segumpal daging kalau baik baiklah semua, kalau buruk buruklah semua,” papar tokoh pembangunan karakter itu.


<more>


Ary menambahkan, “Dan nabi juga menyampaikan, mintalah fatwa ke dalam hatimu. Dan itulah yang harus ditemukan di dalam idul fitri. Dan itulah yang harus kita rasakan ketika kita mendapatkan lailatul qodar, dan disitulah Al Quran diturunkan.”


“Mudah mudahan puncak ramadhan yang penuh berkah ini mendapatkan Al Quran yang nuzul di hati. Bukan sekedar Al Quran yang dibaca ayat ayatnya saja, tapi dipahami dirasakan kedahsyatannya. Ketika kita mendapat lailatul qodar, kelak kita akan menjadi hamba yang fitri,” harapnya.




Meskipun digelar sore hari menjelang buka puasa, tak mematahkan semangat para partisipan yang hadir untuk menyimak paparan dari Ary Ginanjar tersebut. Bahkan, mereka mengapresiasi dan memberikan respon yang positif.


Menurut Kepala BPS Labschool UNJ, Prof. Dr. A. Sofyan Hanif, M.Pd yang turut hadir memberikan sambutannya mengatakan bahwa sudah kedua kalinya acara ini berlangsung setiap minggunya, dengan pemateri yang berbeda, “Harapannya adalah agar kita semua mendapatkan tambahan wawasan tentang iman ilmu amal perihal ramadhan, menjemput rahmat dan juga ampunan di bulan suci ini.”


Hal itu juga yang menjadi harapan dari Kepala BPH Labschool Cirendeu, Prof. Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho, MM beserta Pimpinan BPH Labschool Cirendeu, Pimpinan Sekolah Labschool, Kepala TK-SD-SMP-SMA Labschool, Ketua POMG Labschool, Guru-guru di lingkungan Labschool, serta Siswa-siswi Labschool di Jakarta (Kebayoran, Cibubur dan Cirendeu).


“Kita akan melewati bulan ramadhan dengan banyak sekali keberkahan. Namun kita memiliki tiga pilihan yaitu melewati ramadhan dan mengambil keberkahannya, melewati ramadhan dengan ala kadarnya, dan melewati ramadhan dengan bersungguh sungguh dan ambil manfaat seoptimal mungkin,” jelas Arissetyanto saat di podium.




Paparan dari Kepala BPH Labschool Cirendeu tersebut diiyakan oleh Coach Iman G Herdimansyah selaku asisten terbaik puluhan tahun bagi Ary Ginanjar. Dalam kesempatannya, ia mengatakan, “Setelah lima hari ramadhan ini bapak ibu tanyakan pada diri. Wahai diri seberapa bahagia engkau menjalani hari hari ramadhan? wahai jiwa seberapa ridho engkau menjalani ramadhan tahun ini?”


“Bapak ibu, saya kira pertanyaan itulah yang barangkali menjadi renungan kita usai satu hari penuh menjalani ibadah puasa. Yang saat siang, di dalamnya adalah saum. Sedangkan malamnya kita lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah maupun shalat kita,” lanjutnya.




Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA