Selasa, H / 27 Februari 2024

Kompetisi Sejak Usia Dini tidak dianjurkan! Ini Alasannya (2)

Rabu 22 Jul 2020 21:30 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Ilustrasi

Foto: wikiHow.com

Ternyata, Nadira enggan masuk sekolah karena di kelasnya ada satu teman yang selalu mendapat bintang, sedangkan ia kadang-kadang saja. Bahkan boleh dikatakan jarang sekali memperoleh bintang.


Rupanya, Nadira merasa sedang berkompetisi dan ia tidak selalu menang. Dia pun belum siap ‘kalah’, serta tidak tahu bagaimana menyikapi kekalahan.


Kompetisi atau lomba memang marak di masyarakat kita dewasa ini. Dari mulai lomba foto balita, lomba menggambar dan mewarnai, lomba menyanyi serta menari, dan masih banyak lagi.


<more>


Seorang pakar dari Amerika Serikat, Lilian Katz, Ph.D., mantan Presiden National Association for the Education of Young Children (NAEYC), mengatakan bahwa pendidikan di Barat justru sudah lama meninggalkan cara-cara kompetisi yang cenderung membuat anak egois.


Menurutnya, Barat kini belajar dari Timur yang lebih mengedepankan dan menumbuhkan sifat gotong-royong dan kerja sama positif.


Mereka justru kaget karena di Timur khususnya Indonesia yang terjadi malah sebaliknya. Meninggalkan gotong-royong dan menggalakan beraneka lomba.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA