Kamis, H / 17 Juni 2021

Komentar Anggota DPR Tentang BUMN, Adisatrya: Itu Semua Dimulai dari SDMnya

Senin 08 Mar 2021 10:24 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Potret saat kegiatan berlangsung

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA – Adisatrya Suryo Sulisto, Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDIP di Gedung Nusantara 1 DPR RI diwawancarai oleh BUMNinc.com dengan suasana santai nan inspiratif pada Minggu (7/3/2021) melalui Channel Youtube bumninc.


Pria lulusan St. Lawrence College dan master administrasi bisnis di Queen Mary College, University of London membagikan pendapatnya seputar berita-berita terhangat yang terjadi di lingkungan perusahaan plat merah.


“Jadi DPR VI ini memiliki mitra kerja ada 5 yang utama, ada Kementerian BUMN, Kementerian Perindustrian, Perdagangan, UKM Koperasi, dan BKPM Invetasi.Ini semua berhubungan dengan ekonomi mikro. Secara berkala sering melakukan rapat kerja, dengan Pak Menteri beserta jajarannya, serta rapat pendapat dengan korporasi-korporasi BUMN,” papar Adisatrya.


<more>


Menurutnya, cara Erick Thohir membagi beberapa klaster dan strategi di BUMN itu sesuai dengan ekosistem atau BUMN yang komplementer, agar arahnya bisa semakin fokus. Apalagi di masa pandemic saat ini, harus bisa survive atau beradaptasi dengan lingkungan.

 

Suasana terlihat sangat interaktif antara moderator dan pria berbaju batik itu. Mereka mengupas beberapa persoalan, perencanaan, hingga harapan untuk BUMN ke depan.

 

“Riak-riak adaptasi pasti ada, tapi kunci dari masalah ini adalah kita tidak boleh takut dengan lingkungan baru, kita harus bisa beradaptasi. Ini salah satu semboyannya BUMN juga yaitu AKHLAK, harus Adaptif dan Kolaboratif,” tegas pengusaha muda Indonesia pemimpin Grup Satmarindo itu.

 

Kemudian ia mengatakan bahwa, “Itu semua di mulai dari SDMnya, itu yang paling penting.”

 


 

Berkenaan dengan pendapat Adisatrya itu, saat ini Kementerian BUMN memang sedang gencar menggaungkan dan mengimplementasikan budaya kerja atau core values AKHLAK. Berdasarkan informasi dari ACT Consulting, AKHLAK BUMN secara periodik diukur juga sejauh mana implementasinya. Awal Maret ini, ACT Consulting yang membantu Kementerian BUMN menyusun panduan perilaku dan sekaligus melakukan assesmentnya, kembali meng-update  hasil kajiannya  selama satu semester sejak AKHLAK diluncurkan pertengahan tahun lalu.


Dari hasil riset tersebut, President of ACT Consulting Ary Ginanjar Agustian  karenanya menyarankan perlunya segera dilakukan internalisasi nilai ADAPTIF, HARMONIS dan AMANAH. Tiga nilai itu yang ditemukan masih rendah dari hasil pengukuran satu semester di BUMN. 


Diperlukan ada internalisasi ketiga nilai tersebut  agar ke depannya ada peningkatan yang signifikan dalam values Harmonis, Adaptif, dan Amanah. Hal tersebut akan membantu kinerja BUMN secara keseluruhan.


“Pengukuran AKHLAK perlu menjadi standard yang diilakukan oleh semua BUMN agar memiliki baseline dalam pembangunan budaya AKHLAK,” ujarnya.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA