Selasa, H / 05 Juli 2022

Kabinet Malaysia Memutuskan untuk Mengizinkan Umat Islam Malaysia Kembali Umrah Mulai Tanggal 8 Februari 2022

Jumat 28 Jan 2022 10:24 WIB

Reporter :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: myfave.com

Oleh: Muhamad Solihin (GM ESQ Tours)


ESQNews.id, JAKARTA - Sejak 1 Januari 2022, pemerintah Malaysia memutuskan untuk menangguhkan sementara semua perjalanan umrah mulai 8 Januari 2022 karena kekhawatiran tingginya jumlah kasus varian Omicron Covid-19 di antara mereka yang kembali dari Arab Saudi.


Namun di tanggal 26 Januari ini,  Kabinet  memutuskan untuk mengizinkan umat Islam melanjutkan umrah mulai 8 Februari 2022, kata Menteri Pariwisata Seni dan Budaya, Datuk Seri Nancy Shukri.


Dia mengatakan keputusan itu diambil karena pemerintah tidak berniat memperpanjang masa penundaan perjalanan umrah yang mulai berlaku pada 8 Januari menyusul penularan infeksi varian Omicron Covid-19.




“Keputusan Kabinet baru saja dibuat. Kami tidak ingin memperpanjang penangguhan lebih lanjut sehingga pada 8 Februari agen perjalanan umrah dapat melanjutkan kegiatan umrah mereka,” katanya kepada wartawan ketika dimintai komentar terkait masalah tersebut setelah meresmikan acara peluncuran video Dream Malaysia di sini hari ini.


<more>


Menurut Nancy, standar operasional prosedur (SOP) perjalanan umrah masih sama yang antara lain mewajibkan jemaah haji mengambil suntikan booster.


“SOPnya masih sama. Hanya ada beberapa SOP baru untuk mereka (peziarah) dan itu akan dibicarakan dengan biro perjalanan umrah. Jadi nanti SOP detailnya akan dibahas lebih lanjut,” ujarnya.


Menteri Kesehatan Khairy Jamaluddin mengatakan evaluasi risiko situasi Covid-19 yang melibatkan varian di dalam dan luar negeri, terutama di Arab Saudi, akan dilakukan secara berkala agar pemerintah mengizinkan kembali kegiatan umrah.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA