Sabtu, H / 22 Januari 2022

Just 10 Minutes For You, Membangun Masyarakat Islami, Hingga Legacy-mu

Senin 06 Sep 2021 15:01 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Ilustrasi

Foto: etftrends.com

ESQNews.id, JAKARTA - Di awal bulan September 2021 ini, banyak topik, kisah, berita yang menarik perhatian publik. Baik itu dari ranah ESQ, Nasional, BUMN, berita terkait kerjasama dengan awak media lain, gaya hidup hingga dengan selebriti dan tokoh Indonesia.

 

Akan tetapi, ESQNews.id hanya akan mengambil tiga artikel terpopuler saja seperti biasanya dalam sepekan terakhir. Tiga artikel dengan minat baca terbanyak hingga Senin (06/09/2021) di antaranya berjudul:

 

1. Just 10 Minutes For You

 

2. Membangun Masyarakat Islami dari Hal Sederhana

 

3. Legacy-mu Wahai Murobbi

 

<more>

 

Just 10 Minutes For You

 

Setiap kita punya kesibukan masing-masing, bahkan yang nganggur sekalipun begitu, sibuk dengan kekosongannya, atau lebih tepatnya disibukkan dengan kekosongannya sehingga tidak tahu apa yang akan dilakukan. Setelah berselang agak lama, yang tersisa hanya sesal yang tak berguna diratapi dan ada jalan lain untuk menggantinya dengan memilih pekerjaan yang bisa mengurangi penyesalannya di sisa waktu yang ada.

 

Betapa cepat waktu berlalu, sedangkan belum ada hasil yang bisa dibanggakan, atau minimal bisa diandalkan suatu hari nanti sebagai karya atau punya andil yang bernilai pahala. Kadang kita sibuk, tapi tidak tahu yang mana yang bisa dijadikan modal untuk nambah bekal setelah habis masa aktif hidup di muka bumi. Kadang sibuk, tapi tidak tahu nilai apa yang bisa dibawa sampai mati.

 

Selengkapnya di sini: http://esqnews.id/berita/just-10-minutes-for-you


Membangun Masyarakat Islami

 

Dewasa ini, umat Islam, khususnya di Indonesia yang merupakan negara mayoritas penduduknya muslim, tapi masih jauh dari nilai Islam. Sebagian kaum muslim masih banyak yang membuang sampah sembarangan, padahal Nabi mengajarkan kebersihan. Orang Islam banyak yang berbuat curang, padahal nabi mengajarkan kejujuran. Orang Islam banyak yang buang air sembarangan, padahal Islam mengajarkan kesucian di setiap sebelum ibadah seperti sebelum shalat.

 

Pertanyaanya, apa yang menyebabkan seorang muslim berlaku seperti itu? Mengapa perilaku (sebagian) muslim bertentangan dengan ajarannya sendiri? Jawabannya karena mereka tidak mengenali Nabi Muhammad shallallahu’alaihiwasallam kecuali sedikit, kalaupun mereka tahu sedikit banyak tentang Nabi Muhammad shallallahu’alaihiwasallam mereka tidak mencontohnya, dan di antara yang mencontoh Nabi, tak banyak yang mengajak kepadanya, dan di antara yang mengajak itu pun masih sedikit yang terang-terangan melaksanakan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar. Dua golongan yang disebut terakhir (yang beramar ma’ruf dan nahi mungkar-ed) adalah orang-orang yang menjadi pondasi amal suatu masyarakat dan lingkungan yang Islami.

 

Selengkapnya di sini: http://esqnews.id/berita/membangun-masyarakat-islami-dari-hal-sederhana

 

Legacy-mu

 

Yang menjadi ironi, ada sebagian mereka yang berstatus sebagai orang tua, diamanahi anak oleh Allah ta'ala untuk ditarbiyah menjadi insan mulia, tapi berpandangan bahwa pendidikan itu tugas guru akhlak atau guru agama di sekolah atau lembaga tertentu seperti pesantren dan sejenisnya.

 

Selain itu, ada juga yang mengira dengan perkiraan yang jauh melenceng, melihat dan memahami bahwa pesantren itu tak ubahnya seperti bengkel, dititipi barang rusak lalu dilepas dan merasa lepas tanggung jawab, setelah itu nunggu hasil sekian bulan, dengan harapan akan melihat anaknya menjadi anak yang berubah menjadi baik (mungkin tanpa merasa perlu tahu prosesnya yang pasti tak mudah).


Selengkapnya di sini: http://esqnews.id/berita/legacy-mu-wahai-murobbi


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA