Selasa, H / 05 Juli 2022

Jajaran Direksi PT Infomedia Belajar Leadership dari Kisah Microsoft, Ini Kata Ary Ginanjar!

Selasa 05 Apr 2022 22:56 WIB

Reporter :EDQP

Potret saat kegiatan berlangsung

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA - PT Infomedia Nusantara Telkom Group dapatkan sharing terkait kisah Satya Nadella (CEO Microsoft) dalam Webinar Leader Alignment Session dari ACT Consulting, pada Selasa 5 April 2022 melalui Zoom Meeting.

Dalam rekaman video yang dibagikan oleh tim ACT Consulting, Satya Nadella itu mengatakan bahwa, "Saya di Microsoft selama bertahun-tahun karena saya merasa “wow”. Microsoft adalah platform global yang luar biasa, yang memiliki dampak tinggi. Dan itulah yang membuat saya tetap di sana."

"Tentu saja CEO harus menjalankan budaya. Anda harus tahu dapat memastikan kepemimpinan tim, menjalankan nilai-nilai itu, jika Anda merubah mindset dari setiap orang, setiap karyawan, setiap anggota kelompok dan membuat mereka berkata bahwa Microsoft adalah platform untuk saya memberikan manfaat, maka Anda akan mencapai sesuatu yang luar biasa," lanjutnya dengan wajah yang terlihat sangat santai.

<more>

Oleh karenanya, Founder ACT Consulting, Ary Ginanjar Agustian memberikan salah satu slide dengan judul "Total Transformation Model", yang intinya adalah dalam melaksanakan misi tidak cukup hanya struktur dan strategi, tetapi dari corporate culture serta behavior dimana AKHLAK ada di dalamnya. 



Seperti yang ditanyakan langsung oleh Direktur Utama PT Infomedia Agus Winarno dari layar zoom yakni terkait bagaimana caranya agar semua insan di perusahaan BUMN itu selaras mencapai keberhasilan misi? Bagaimana caranya menggabungkan antara renstra dan budaya kerja?

Sebelumnya, Agus Winarto merasa terharu dan bangga atas kerjasamanya para tim PT Infomedia. Sehingga membuahkan hasil yang baik. Terbukti dari hasil yang tertera di AKHLAK Culture Health Index (ACHI) Survey tahun 2021 terkait total indeks kesehatan budaya serta implementasi AKHLAK yang terbilang cukup sehat. Hasil tersebut telah disurvey dan dinilai dengan detail, seakurat mungkin oleh tim ACT Consulting.



Mengenai pertanyaan dari Dirut PT Infomedia dijawab langsung oleh Ary, "Transformation Model dimulai dengan menyusun rencana strategi, struktur organisasi kemudian dilanjutkan dengan menyusun sistem / proses supaya dapat menjalankan rencana strategi. Namun yang perlu diperhatikan, sehebat apapun struktur organisasi, strategi dan sistem yang disusun jika perilaku insan yang bekerja di PT Infomedia tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya organisasi maka transformation model tidak akan dapat berjalan sesuai dengan harapan," beber Ary di hadapan para Direksi dan puluhan Vice President PT Infomedia.

Ary menambahkan, "Maka dari itu diperlukan AKHLAK sebagai core values & core purpose PT Infomedia untuk menentukan bagaimana cara kita meng-organize, cara memimpin, cara me-manage talent dan cara berinteraksi dengan lingkungan sekitar."

Salah satu penulis ternama bernama Jim Collins di bukunya yang berjudul “Good To Great” mengatakan bahwa setiap saat strategi dan target bisnis dapat berubah apalagi di zaman VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) era seperti saat ini. Lalu bagaimana agar perusahaan tetap dapat survive dan terus tumbuh berkembang di setiap situasi dan kondisi?



Menurut Ary, saat perusahaan sedang menghadapi goncangan VUCA era maka hanya ada 2 solusinya yaitu kompas (core purpose, BUMN untuk Indonesia) dan jangkar (core values AKHLAK yakni Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif). Kompas sebagai penunjuk arah yang akan membuat kita terus melaju ke depan, sedangkan jangkar sebagai penahan agar perusahaan tidak mudah berpindah haluan tetap bergerak mencapai visi meskipun sedang menghadapi badai VUCA era dan pandemi Covid-19 seperti saat ini. 

"Kemudian dilanjutkan dengan 10 langkah dalam membangun corporate cultre yang sustainable. Namun langkah utama hari ini adalah menemukan grand why kita, alasan terbesar kita. Kita mampu menjawab mengapa AKHLAK itu penting dalam corporate culture. Hari ini kita setuju dulu bahwa AKHLAK adalah pondasi untuk membawa corporate kita dalam menentukan masa depan kita," tutur Ary dari Studio lantai 23 Menara 165.

Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA