Senin, H / 08 Agustus 2022

Hindari Bullying dengan Ini! Ganti dengan Kasih Sayang (3)

Jumat 30 Jul 2021 17:47 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Ilustrasi

Foto: colettelafia.com

Boleh jadi perilaku kekerasan ini dicontohkan oleh orangtua, yang kemudian mengakibatkan terbentuknya kepribadian anak yang pemarah, kasar, dan beringas.

 

Anak pun menjadikan kekerasan fisik untuk menyelesaikan persoalan hidupnya. Dengan demikian, ia menjadi tak segan memukul atau menyakiti teman-temannya maupun saudaranya sendiri.

 

Anak-anak usia di bawah tiga tahun yang belum bisa mengungkapkan isi hatinya dengan jelas kadang menggunakan dukungan fisik, seperti memukul, mencubit, dan lain-lain untuk menyelesaikan masalahnya.

 

Namun seiring bertambah usia dan kemampuan bahasanya, maka cara-cara tersebut seharusnya sudah mulai harus ditinggalkan.



<more>

 

Keteladanan dan dukungan orangtua perlu terus dikuatkan pada anak. Namun, jika orangtua memberi contoh dengan kekerasan, anak pun akan menggunakan kekerasan sebagai jalan keluar dari permasalahannya.


“Sesungguhnya Allah itu Maha Lemah lembut dan menyukai kelemahlembutan dalam seluruh perkara.” (Riwayat Bukhari dan Muslim).


(Mengutip dari Buku Mendidik Karakter dengan Karakter Karya Ida S Widayanti)


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA