Jumat, H / 24 September 2021

Gunung Es, Belief System – Albert Bandura untuk Insan PT KPP

Selasa 13 Apr 2021 15:26 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Potret saat kegiatan berlangsung

Foto: dok. ESQ

“Who you are as a leader-the values you ambrace, and the beliefs you hold-is automatically transmitted to the group you are responsible for through your words, behaviors and actions.” – Richard Barret.


ESQNews.id, JAKARTA - Training Pelatih Utama dipersembahkan oleh ACT Consulting untuk PT Kalimantan Prima Persada (PT KPP), digelar pada Selasa (13/4/2021) secara daring. Insan KPP dibimbing oleh pakarnya langsung yaitu Coach Bram G Wibisono (trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian).


“Apa yang bapak ibu lihat dan tangkap dari gambar berikut ini?” tanya Bram.


Puluhan partisipan tersebut nampak sedang berfikir sejenak sembari memperhatikan gambar yang ada di layar zoom itu.


<more>


“Setiap orang cenderung lebih nampak dari perilaku kerjanya, knowledge dan skillnya. Namun jarang sekali terlihat values, CISS atau belief systemnya,” jelas Yanendra.


Kemudian jawabannya ditambah oleh David, “Untuk mengasah skill dan values aja itu butuh banyak waktu. Kemudian baru belief systemnya.”




“Wah luar biasaaa. Jadi manusia itu ibarat gunung es. Yang terlihat oleh sekitar kita adalah perilaku saat kerja. Tapi sebenarnya di balik itu ada values dan belief system,” ucap Bram sambil mengapresiasi pesertanya.


Terjadi interaksi yang sangat interaktif antara trainer dengan para partisipannya. Bram mengakui bahwa jawaban mereka itu luar biasa.




“Berikutnya, tolong jelaskan apa maksud dari slide berikut ini. Saya beri judul start from leader,” tanyanya lagi.


Insan KPP bernama Arief Rahman berusaha untuk menjelaskan, “Jika seseorang memiliki nilai, dan dia mengaplikasikannya ke dalam kehidupan sehari-hari. Maka suatu kelompok akan melihat atau terpengaruh dari values orang tersebut. Ia menjadi magnet. Perilakunya menyebar ke orang-orang.”




“Betul sekali, maka penting sekali peran seorang leaders untuk memberikan contoh perilaku yang baik kepada unit atau kelompok kerjanya,” tutup trainer yang mengenakan kacamata itu.




Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA