Kamis, H / 25 April 2024

ESQ 3.0 Coaching Malaysia, Menjadi Muthawif Hati

Rabu 24 Jul 2019 11:46 WIB

Author : Ida S. Widayanti

Coach Huda memaparkan tentang inner coaching, di Hotel Bangi Kuala Lumpur

Foto: ESQ Media

ESQNews.id, KUALA LUMPUR - ESQ 3.0 Coaching Malaysia perdana dilaksanakan Senin-Jumat (22-26/7) di Hotel Bangi Kuala Lumpur. Hadir sekitar 45 orang peserta dari berbagai negeri dan profesi. Selama lima hari para fasiliator yang tediri dari CEO ESQ Groups Ary Ginanjar Agustian, Coach Nurool Huda Syarifah dan Coach Arief Rahman Shaleh memandu coaching camp. 


Di hari ke 3 Rabu (24/7) Coach Huda memaparkan tentang Inner Coaching. Tema tentang Inner Coaching inilah yang menjadi diferensiasi ESQ 3.0 Coaching.


“Jika selama ini kita meyakini ‘What you seek is seeking you’ maka yang sebenarnya adalah ‘What is seeking is in you'," papar Huda.


Menurut Huda dalam diri manusia ada dorongan fitrah Ilahiah yang senantiasa menuntun kita pada berbagai keinginan-keinginan yang seringkali manusia tidak menyadari dari mana sumbernya.


“Ramai orang yang tak faham apa yang ia cari. Ada yang sampai bunuh diri ada yang begaduh, ia tak tahu apa yang sesungguhnya ia mahu,” papar Huda.


Huda merujuk pada buku ESQ Power. “Inner Drive merupakan suara hati fitrah atau Inner Drive adalah spiritual Intelligent. Di sinilah terjadi getaran komunikasi ilahiah yang senantiasa memberitahu manusia direction and guidance. (Ary Ginanjar)”



- Menemukan Makna Hidup dan Orientasi Terdalam dengan 3.0 Coaching

- 3.0 Coaching jadi Jembatan Antar Generasi di Perusahaan

- Benar-Benar Temui Hidayah Melalui Ilmu Coaching di ESQ 3.0 Coaching Certification Camp


“Oleh karena itu manusia selalu rindukan kasih sayang karena ia berasal dari Allah yang Maha Kasih Sayang. Manusia mengejar kekayaan karena ia diciptakan oleh Allah Al Ghaniy yang Maha Kaya. Ia selalu inginkan kekuasaan karena ia merindukan Allah Al Malik,” papar Huda.


Karena itu profesi seorang 3.0 Coach sangat penting untuk membuat banyak orang menyadari apa sebenarnya ia cari dalam hidup ini. Sebagaimana yang senantiasa disampaikan Ary Ginanjar bahwa tugas seorang coach adalah untuk membantu orang untuk menemukan makna hidupnya dan mengetahui arah hidupnya.


“Seorang Coach sejati adalah Muthawif hati yang akan membantu menemukan apa yang sesungguhnya mereka cari,” papar Huda.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA