Kamis, H / 17 Juni 2021

Ceramah Vs Metode Coaching, Apakah Mendidik Anak Seperti Mendorong Mobil Mogok?

Selasa 10 Nov 2020 21:02 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Potret saat kegiatan berlangsung

Foto: dok. ESQ

"Coaching us the art of asking the right questions"


ESQNews.id, JAKARTA – Sekitar 245 orang yang ikuti seminar online ‘ESQ 3.0 Coaching Talk: Menjadi Parents Zaman NOW’ pada Selasa (10/11/2020) 19.00 - 21.30 WIB by Zoom secara cuma-cuma.

 

Webinar itu dipandu oleh para Coach atau pakarnya yakni Coach Arief R Saleh, Coach Ida S. Widayanti (Trainer Lisenced Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian) serta beberapa Coach lainnya yang berkesempatan hadir malam ini.

 

“Apa tantangan kalian para orangtua dalam mendidik anak di era new normal ini?” tanya Coach Arief kepada ratusan peserta itu.

 

Mereka merespon melalui voice zoom meeting dan kolom chatnya, sebagai berikut:

 

<more>



 

Rata-rata peserta dari Sabang sampai Merauke itu mengeluh dengan rutinitas anak selama masa Pandemi saat ini.

 

Mereka juga mengaku bahwa sudah sering memperingati anaknya dengan berbagai cara salah satunya ceramah dan memerintah. Sehingga itulah salah satu penyebab yang membuat hubungan orangtua dengan anak menjadi kurang harmonis.



 

“Setelah saya banyak belajar, saya sadar bahwa problem itu bukan dari sang anak tapi dari cara pendekatan saya terhadap anak,” tutur Coach Ida.

 

Pakar parenting itu mengibaratkan ‘Bagaikan seseorang yang mendorong mobil mogok’ untuk menjawab persoalan kali ini. Artinya, orangtua yang senang memberikan nasihat kepada anak, namun anak tidak mengalami perubahan bahkan cenderung menjauh dari orangtuanya.



 

Maka ESQ dan para Coach memperkenalkan ilmu yang bernama Metode Coaching. Dimana sang orangtua akan bertanya dan mendengarkan apa saja yang dilontarkan oleh si anak, tanpa adanya nasihat, marah-marah, dan menyuruh.


Salah satu peserta dari Jayapura sharing ketika mencoba ilmu Coaching, apa kata dia?


“Terus  terang ketika ditanya akan menemukan solusi, pikirannya lebih tertata dan jelas ada titik temunya, ternyata mending di Coaching ya Coach," jelas Zae sambil tersenyum.




Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA