Kamis, H / 09 Desember 2021

BNI Syariah Kolaborasi dengan ESQ LC di Hari Guru, Trainer ESQ: Mereka Menolak untuk Masuk Surga!

Rabu 25 Nov 2020 15:10 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Coach Abdul Haris Muchtar (Trainer ESQ)

Foto: dok. ESQ

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur`an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhori)

 

ESQNews.id, JAKARTA – Rabu (25/11/2020) melalui platform Zoom Meeting sekitar 200 orang berkumpul dalam acara yang mengusung tema ‘Guruku, Hasanahku. Joyfulness with Al Quran’ bersama Iwan Abdi (Direktur Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah) dan Coach Abdul Haris Muchtar (Trainer ESQ).

 

Pada kesempatannya, Iwan menjadi Opening Speech untuk memberikan sambutan sekaligus menjelaskan maksud dan tujuan diadakannya acara ini, yakni sebagai program latihan di bidang pendidikan dalam memperingati Hari Guru, serta memberikan apresiasi atas jasanya yang luar biasa.

 

“Kami memberikan bantuan insentif kepada guru ngaji setiap bulan selama 2 tahun. Karena guru adalah seorang yang memberikan inspirasi, panutan kepada kita serta mewarnai seluruh kehidupan seseorang,” sambungnya.

 


<more>


Program ini terlaksana atas hasil kolaborasi antara Pelatihan Manajemen Masjid (Masjidku Hasanahku), Yayasan Hasanah Titik, BNI Syariah, dan ESQ Leadership Center.

 

Coach Abdul Haris Muchtar, sudah berkecimpung selama kurang lebih 16 tahun menjadi bagian dari ESQ dan Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian. Dirinya menjadi salah satu narasumber dalam acara pagi ini.

 

“Tak mudah mengajarkan serta mendidik anak sendiri untuk mengaji. Maka guru ngaji mempunyai peran penting untuk anak-anak kami. Bahkan ada yang sampai dititipkan ke pesantren. Oleh karena itu, terimakasih kepada para guru ngaji seluruh Indonesia bahkan dunia.”




Trainer ESQ itu pun berkisah tentang ‘Pintu Syurga’.


“Semua manusia akan dibalas dengan amalnya. Jadi ada orang-orang dari berbagai kalangan, golongan, tentara, polisi, pengusaha dan lainnya, yang bersiap masuk surge. Malaikat sudah ada di dekat pintu tersebut dan mempersilakan mereka untuk masuk. Namun mereka menolak untuk masuk surga,” paparnya.

 

Mengapa demikian? Haris pun melanjutkan kisahnya bahwa alasan mereka untuk menolak masuk surga duluan karena membiarkan para guru atau guru ngajinya masuk lebih dulu. Sang guru lebih pantas masuk surga di awal, teringat jasa-jasanya selagi hidup di dunia.

 

Para peserta webinar mendapatkan doorprize berupa free certificates dan hadiah kuota internet 100 ribu (untuk 100 orang pertama yang mendaftar). Mereka pun terlihat sangat menikmati acaranya, dan aktif menuliskan komentar di kolom chat. Salah satunya dari wanita bernama Asni.

 

“Bantuannya sangat bermanfaat utamanya bagi kami guru-guru ngaji.”


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA