Jumat, H / 22 Oktober 2021

Best Seller! Buku AKHLAK Kurang dari Sebulan Cetak Ulang

Minggu 31 Jan 2021 17:10 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Erick Thohir, Menteri BUMN

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA - Buku AKHLAK yang telah di launching pada Rabu (6/1/2021) melalui Zoom Meeting, sudah mengalami cetak ulang dalam kurun waktu kurang dari satu bulan. Meski diluncurkan saat pandemi yang mana penjualan buku umumnya mengalami penurunan buku ini terbilang laris manis.

Saat peluncuran dan bedah buku bersampul bendera merah putih karya Erick Thohir dan Ary Ginanjar Agustian itu, cukup fenomenal. Dihadiri oleh Dahlan Iskan (Menteri BUMN 2011-2014), Tanri Abeng (Menteri BUMN 1998-1999) serta 1000 partisipan dari berbagai anak perusahaan BUMN.


<more>

Saat menjadi keynote speaker, Erick Thohir menyampaikan alasan mengapa buku ini penting untuk dihadirkan.

“Saya meyakini, pada akhirnya setiap insan akan dikenang karena reputasi dan legesi. Reputasi adalah sebuah akumulasi dari perilaku, prestasi, hingga membentuk konsistensi,” ucap Erick.



Acara tersebut diliput oleh berbagai macam awak media ternama. Sehingga, lebih dari 120 pemberitaan tersebar di media massa terkait launching buku AKHLAK.

Kini, menurut Ary Ginanjar Agustian buku sebanyak 200 halaman tersebut sudah terjual 5 ribu eksemplar  dan akan menjadi best seller. 

"Bahwa buku AKHLAK dalam waktu singkat akan menjadi best seller. Sekarang dalam waktu kurang sebulan sudah terjual 5 ribu copy," ungkap Ary.

Terdapat tiga poin penting yang ditekan dalam isi buku tersebut seperti guidance, inspiration dan legacy. Bahkan, penulisan buku itu merupakan tindak lanjut dari konsep AKHLAK yang disusun Erick Thohir sebagai core values (nilai utama) bagi insan BUMN.

“Buku ini tidak menjadi aturan yang menakutkan, tapi energi yang sangat inspiratif, menarik dan enak dibacanya,” lanjut Ary.



Buku tersebut dikemas sangat praktis atau mudah di bawa kemana-mana (seperti buku saku) serta dijual bebas melalui toko buku online. 

Tak hanya pihak BUMN dan anak perusahaan saja yang bisa memiliki buku tersebut. Namun, non BUMN pun sangat diperbolehkan untuk mendapatkannya, agar bisa dipraktekkan langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Buku ini juga diapresiasi oleh anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade.  Menurut dia, buah pemikiran Erick Thohir ini dapat dijadikan pedoman, inspirasi dan legacy bagi kemajuan BUMN.

Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA