Kamis, H / 09 Desember 2021

ACT Consulting Jadi Dokter PIHC Selama 9 Bulan dengan Program Terbarunya

Jumat 09 Apr 2021 12:13 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Potret saat kegiatan berlangsung

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA – Jumat, (9/4/2021) terselenggara kolaborasi antara ACT Consulting dengan PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC), dengan topik “Kick off Pengukuran, Internalisasi, Implementasi & Monitoring Budaya AKHLAK di PT Pupuk Indonesia (Persero) Group Tahun 2021” secara daring dan disaksikan oleh sekitar 40 orang.

 

PIHC itu sendiri adalah sebuah perusahaan induk untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam bidang pupuk di Indonesia, membawahi anak perusahaan seperti PT Pupuk Kaltim, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang, PT Pupuk Sriwidjaja dan lainnya.

 

Winardi Sunoto selaku Direktur SDM dan Tata Kelola Pupuk Indonesia (Persero) memberikan kata sambutan serta harapan dari hasil kerjasama ini.


<more>


“Kami berharap bisa berkolaborasi dengan baik bersama tim ACT Consulting selama 9 bulan ke depan dalam rangka implementasikan AKHLAK dan menjalankan program-program terbaru. Yang terpenting kunci dari sebuah keberhasilan atau kesuksesan adalah bisa memegang komitmen.”


Luki Alamsyah Agustriana (Project Advisor), Tyas Prameswari (Project Manager), Dwitya Agustina (Project Director) beserta Tim ACT Consulting yang hadir pagi ini siap menjadi ‘dokter’ PIHC selama 9 bulan ke depan melalui program AMoNiAK PI Group dan PIPA. Sesuai dengan roadmap budaya di tahun 2021 ini yaitu membangun kesadaran dan pemahaman AKHLAK untuk mendorong kolaborasi dan menciptakan kemitraan yang produktif dan harmonis melalui program aktivasi AKHLAK yang terintegritas, terukur, dan terencana.


Tim ACT tersebut membawahi 10 Anak Perusahaan BUMN.

 



“Terimakasih apa yang telah dilakukan manajemen PIHC, tentang throwback implementasi AKHLAK. Merupakan bagian yang tak terpisahkan dari perubahan BUMN terkait peran BUMN dan Anpernya. Harapan dari BUMN tidak main-main. AKHLAK itu menjadi kendaraan atau motor BUMN,” tegas Luki.

 

Luki memastikan bahwa proses transformasi ini akan terus berjalan. Tim ACT Consulting siap memberikan pelayanan yang terbaik dengan pengukuran AKHLAK Culture Health Index (ACHI) yang kedua.

 


 

Selanjutnya, agar lebih jelas, Tyas memaparkan terkait program AMoNiAK PI Group dan PIPA. AMoNiAK PI Group adalah komunitas budaya PI Group yang dibentuk di setiap Unit kerja sebagai wadah Aktivasi Mobilisasi Implementasi AKHLAK, yaitu mengelola seluruh kegiatan aktivasi AKHLAK sehari-hari agar seluruh karyawan berperilaku yang sesuai dengan AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif).

 

“Kita anjurkan agar anak perusahaan BUMN memperhatikan hal tersebut. Karena AMoNiAK merupakan motor penggerak AKHLAK yang penggerakkannya dipimpin oleh culture leader, dikelola bersama culture champion, dan culture fertilizer guna menyuburkan nilai AKHLAK,” tutur wanita selaku Project Manager itu.

 

Sedangkan PIPA adalah program implementasi pemahaman AKHLAK, yang dirumuskan setiap tahun berdasarkan roadmap budaya dan pengukuran kondisi AKHLAK saat ini. PIPA terbagi menjadi 2 yaitu program mandatory dan program customize.


“Program-program yang telah disampaikan secara terbuka itu, alangkah lebih menarik lagi jika tim PIHC khususnya para milenials untuk menambahkan beberapa inovasi atau ide supaya AKHLAK ini lebih dinamis,” tutup Winardi.




Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA