Jumat, H / 24 September 2021

3.223 Peserta Ikuti Vaksin dari ESQ, Pasien Covid-19: Lebih Dari Obat Dokter!

Senin 30 Nov 2020 16:02 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Komentar para peserta Training Vaksin Hati ESQ

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA – Training Vaksin Hati ESQ dihadiri oleh orang-orang yang berasal dari negara Indonesia bahkan Mancanegara itu, mendapat feedback dari para peserta salah satunya dari Pasien yang positif terkena Covid-19 dan harus di karantina. Wanita tersebut bernama Sarah dari Turki.

 

Awalnya ia memutuskan untuk tidak ikuti training Vaksin Hati karena duduk pun terasa sulit. Tapi akhirnya ia mengikuti training hingga selesai.

 

“Entah kenapa dan kekuatan darimana saya bisa mengikutinya sampai selesai. Seolah-olah suara pak Ary, Coach Iman, Coach Rudi, dan Coach Bram memanggil-manggil saya. Kekuatan yang diberikan pak Ary dan tim sangat luar biasa, lebih dari obat dokter yang diberikan kepada saya.”



<more> 


Menurut Ibnu Sina bahwa kegelisahan adalah separuh dari penyakit itu sendiri sedangkan ketenangan adalah separuh dari obatnya serta kesabaran adalah awal dari kesembuhan.

 

Oleh karenanya, pada Minggu (29/11/2020) digelar Training Vaksin Hati ESQ Batch 3 untuk memberikan ketenangan, kesyukuran, dan mental positif, sambil menunggu terwujudnya Vaksin Merah Putih dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.



 

Lebih dari 3.223 peserta yang hadir di Training “Vaksin Hati ESQ, Bangkit di Era Pandemi” bersama Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian (CEO ESQ Group), Coach Iman Herdimansyah, Coach Bramanto Wibisono (trainer ESQ) serta Astrain Tiko dan Rudi pada Minggu (29/11/2020) pukul 08.00 – 16.00 WIB by Zoom Meeting (Online) secara cuma-cuma.

 



"Ingat bahwa vaksin yang sejati adalah ketika virus itu tidak diijinkan memasuki tubuhmu. Dan apabila sudah terlanjur masuk ke dalam tubuhmu katakanlah bahwa pesan dia sudah diterima. Maka pergilah sekarang," jelas tokoh pembangunan karakter Indonesia itu.

 



Adapun testimoni dari Sarah Khoirunisa yang mengakui bahwa dirinya telah mengalami kecelakaan yang menyebabkan sebelah matanya terganggu.

 

“Saya sempat menyerah sebelumnya karena apa yang terjadi pada mata saya ini sangat berat saya jalani. Alhamdulillah berkat ESQ saya lebih termotivasi lagi, merasa lebih hidup, lebih tenang, lebih bersyukur bahwa keadaan saya ini sebenarnya lebih baik,” ungkapnya sambil menangis.



 


 


 


 



Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA