Rabu, H / 19 Desember 2018

Wanita Harus Bangkit dan Mampu Berdamai dengan Masa Lalu

Sabtu 01 Sep 2018 21:09 WIB

Santi Rahmawati

Coach Venny Rikarianty menjalani training ESQ Woman Heart Journey

Foto: Santi Rahmawati

ESQNews.id, Jakarta - Imam Al-Ghazali pernah mengatakan bahwa beliau khawatir dengan kaum wanita. Kebanyakan dari mereka hanya memperhatikan penampilan fisik tanpa merawat hatinya. Faktanya, hal tersebut memang banyak dialami oleh hampir semua wanita di dunia. ESQ melalui training yang diadakan khusus wanita mempersembahkan bagaimana perjalanan hati seorang wanita dengan segala lika liku hidupnya yang dikemas dalam Woman Heart Journey bertemakan forgive and move on pada Sabtu (31/8) di Menara 165, Simatupang, Jakarta Selatan.

ESQ Woman Heart Journey adalah sebuah training tentang perjalanan hati wanita dengan terapi yang menyentuh hati secara mendalam menggunakan metode delete, clean up, dan stop," ungkap Venny Rikarianty salah satu trainer yang berpengalaman selama kurang lebih 15 tahun tersebut.

Venny selaku trainer ESQ Women Heart Journey berharap kepada seluruh wanita yang datang hari ini hidupnya lebih bahagia. Dimana bahagia itu adalah kita berdamai dengan masa lalu, tidak khawatir dengan masa depan, dan mensyukuri serta menikmati hari ini. Salah satu metode yang diajarkan kepada seluruh peserta adalah metode istighfar untuk mendapatkan ketenangan hati yang stabil agar tidak lagi menjadi pribadi yang emosional.

Berani memaafkan masa lalu dan berupaya move on menuju hidup yang baru dengan hati yang baru adalah tujuan utama dari training tersebut. Karena begitu banyak wanita yang setingkali merasa sulit untuk memaafkan masa lalu bahkan dirinya sendiri.


Dapatkan Update Berita

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA