Minggu, H / 29 November 2020

Tiga Langkah Memprogram Komputer dalam Otak Kita

Rabu 05 Feb 2020 14:33 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Ary Ginanjar Agustian bersama anaknya yang bernama Eqi Muhammad Rikansa

Foto: Instagram @ary.ginanjar

ESQNews.id, JAKARTA - Namanya Eqi Muhammad Rikansa, umur 19 tahun. Baru lulus SMA dan Insya Allah akan lanjut studi ke Monash, Australia. Eqi adalah anak dari sang Tokoh Pembangunan Karakter ESQ, Ary Ginanjar Agustian.


Dahulu, Ary sering bercerita kepada anak dan adiknya yang bernama Intan. Bahwa dirinya pernah studi di Adelaide, Autralia. Dan sekarang Eqi juga akan studi di Australia. Begitu pun dengan Intan yang pernah studi ke Australia.


Artinya kata-kata seorang Ary Ginanjar masuk ke alam bawah sadar Eqi dan Intan. Akhirnya itulah yang menjadi program alam bawah sadar otaknya, mereka ke Australia.


“Namun kebanyakan kita adalah produk salah program. Karena masa kecil kita sering melihat hal-hal negatif, mendengar cerita kekalahan, merasakan kekecewaan dan kepahitan. Akibatnya terprogram di dalam alam bawah sadar otak kita. Contoh, "Kamu tidak bisa, jangan mimpi kamu, siapa kita!" terang Ary.



<more>


Inilah pengendali utama 95% kehidupan manusia atau masa lalu kita. Meskipun 5% setiap manusia inginnya bangkit ke atas. Tapi 95% alam bawah sadarnya menarik ke bawah.


“Kita sudah usaha berkali-kali, akhirnya gagal lagi dan gagal lagi. Ibarat komputer, kita salah memprogram otak kita. Apa solusinya?” lanjutnya.


Ada 3 hal yang harus dilakukan, yaitu:


  1. Uninstall atau delete program masa lalu di dalam otak kita.

  2. Refresh isi kepala kita.

  3. Install ulang program yang kita inginkan.


Bagaimana caranya ?

Di mana ?

Ke siapa ?

Ya kalian sendiri yang harus cari ahlinya. Selamat mencoba dan selamat mencari.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA