Selasa, H / 22 Oktober 2019

Teror di New Zealand, Ary Ginanjar: Tetaplah Ihsan

Jumat 15 Mar 2019 16:27 WIB

Reporter :Redaksi

Pakar Pembangunan Karakter, Ary Ginanjar Agustian

Foto: ESQ Media

ESQNews.id, LONDON - Mendengar kabar duka aksi teror yang menewaskan 40 orang di dua Masjid di New Zealand, Pakar Pembangunan Karakter, Dr (H.C.) Ary Ginanjar Agustian yang kebetulan sedang berada di London sempat terkejut. Ary mengucapkan duka cita yang begitu mendalam atas puluhan korban meninggal dunia.


"Mereka syahid dan Jannah balasannya. Dan bagi yang terluka dan kehilangan keluarga semoga diberikan kesabaran dan ketabahan," ujar Ary Ginanjar kepada tim ESQ Media, Jumat (15/3).


Ary juga menegaskan dirinya mengutuk keras kepada pelaku atas tindakan brutal dan biadabnya. Terlebih aksi tersebut dilakukan kepada kepada orang yang sedang ibadah di dalam masjid.


Baca juga: KBRI Keluarkan Imbauan untuk WNI di New Zeland


"Pelaku harus segera ditangkap dan diadili dengan hukuman yang seberat-beratnya," kata Pimpinan ESQ Group tersebut.


Pendiri ESQ Leadership Center tersebut juga mengungkapkan dampak yang ia rasakan dari aksi teror tersebut. Dirinya yang sedang berada di London merasakan shalat jumat dan menjadi pemeluk Islam minoritas di sana. Itulah sebabnya, aksi teror di New Zealand memberikan dampak yang begitu besar untuk Ary Ginanjar saat ini.


"Saya bisa merasakan sendiri dampak suasana terornya secara psikologis, yang tentu saja berdampak kepada muslim di seluruh dunia khususnya yang hidup sebagai kaum muslim minoritas. Namun kita harus tetap shalat Jum'at apapun resikonya dan kita pasrahkan sepenuhnya kepada Allah. Jangan takut pergi shalat di mesjid khususnya ummat Islam minoritas. Tetaplah tegakkan shalat," kata dia.


Baca juga: Kesaksian Jamaah saat Penembakan di Masjid New Zeland


Ary Ginanjar juga berpesan bagi umat Islam di mana pun berada untuk tidak terpancing aksi provokasi yang dilancarkan para teroris di New Zealand. Ary memberikan nasihat agar terus menjaga persatuan umat dan memberikan contoh akhlak yang mulia.


"Jangan pernah terpancing dengan usaha provokasi dari para teroris ektrim ini. Tetaplah tenang, rapatkan barisan,  tetaplah berbuat baik, tetaplah tunjukkan akhlak muslim yang baik kepada sesama. Tetaplah ihsan," tutup Ary.


Baca juga: Cerita WNI, Tiga Anaknya di Selandia Baru Saat Aksi Teror


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA