Minggu, H / 21 Oktober 2018

Tekad Membantu Kaum Dhuafa, Yayasan Baitul Hikmah Elnusa Resmikan ATM Beras

Senin 17 Sep 2018 15:20 WIB

Rep:Titin Nuryani/Ed:Titin Nuryani L Wiyono

ATM Beras di Yayasan Baitul Hikmah Elnusa

Foto: dok. ESQ/Titin Nuryani

ESQNews.id, JAKARTA - Menyantuni kaum dhuafa dengan memberikan barang atau harta yang bermanfaat bagi kaum dhuafa atau dengan menyantuni mereka agar bisa memenuhi kebutuhan pokoknya merupakan amal baik yang penuh sifat kasih sayang dan dapat menyelamatkan diri kita dari siksa api neraka.


Seperti ikhtiar menyantuni kaum dhuafa yang difasilitasi oleh Yayasan Baitul Hikmah Elnusa – Jakarta Selatan, bertempat di selasar Masjid Baitul Hikmah Elnusa terdapat Anjungan Terima Mandiri (ATM) yang mengeluarkan beras. ATM Beras ini dikhususkan bagi kaum dhuafa yang berada di sekitar kawasan masjid.



Direktur Utama PT Elnusa Tbk Tolingul Anwar (kiri) dan Sekjen Yayasan Baitul Hikmah Elnusa (kanan) saat peresmian ATM Beras.


Selepas shalat dzuhur di Senin (17/9/2018) telah resmi diluncurkan ATM Beras di Masjid Baitul Hikmah Elnusa. Peluncuran ini diresmikan langsung oleh Direktur Utama PT Elnusa Tbk, Tolingul Anwar. Menurut beliau, ini adalah tonggak sejarah bagi Yayasan Baitul Hikmah Elnusa karena ATM Beras ini adalah bentuk perhatian untuk fakir miskin.


Sekretaris Jenderal Yayasan Baitul Hikmah Elnusa, M. Bambang Soemitro mengatakan, “ATM Beras ini kita gunakan untuk kaum dhuafa di ring 1 di lingkungan masjid, ada 40 orang (layak untuk disantuni) yang betul-betul kita punya datanya, dari sini mereka akan diberikan beras sebanyak 5 liter seminggu sekali jadi mereka bisa mengambil beras ini setiap Jumat setelah shalat dan mereka kita inginkan shalat dulu baru mengambil berasnya, “ ujar Bambang saat berbincang dengan ESQNews.id saat peluncuran ATM Beras.


Sekjen Yayasan Baitul Hikmah Elnusa (kiri) saat memberikan kartu ATM Beras.


Bambang mengatakan, tujuannya adalah agar mereka tidak usah memikirkan beras lagi, mereka memikirkan yang lain sehingga setiap hari dirumahnya sudah ada beras. "Jadi mudah-mudahan sudah tidak ada kelaparan lagi ini sebagian kecil yang yayasan bantu untuk rakyat  kecil di sekitar masjid ini Alhamdulillah banyak sekali para donator terutama dirut kita, beliau support betul agar ATM beras ini bisa dilakukan di masjid kita. Mudah-mudahan ini bisa jadi solusi untuk ekonomi rakyat, terutama rakyat miskin," tuturnya.



Mesin ATM Beras

Mesin buatan mahasiswa ITB ini sangat bermanfaat dengan beberapa kegunaan yang dimilikinya yaitu dengan menggunakan mesin ini tujuannya agar ada recordnya, beras tertata rapi, tidak memberikan beras secara massal, karena khawatir ada masalah. Selain itu tujuannya untuk menertibkan, Orang yang mengambil juga akan terekam datanya berapa beras yang sudah diambil. Disamping data yang sudah dibuat, nanti data-data itu bisa dipakai untuk bantuan yang lain, santunan yang lain.


Ini adalah temuan yang brilian dari teman-teman di ITB bahwa sebenarnya menaruh berasnya itu betul-betul mulia dikasih kotak, berteknologi, bersih, supaya gilirannya juga pas, dan ini milenial.

 


Dapatkan Update Berita

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA