Minggu, H / 05 April 2020

Tahap-tahap Mengurus Jenazah Sesuai Kaidah Islam (1)

Kamis 23 May 2019 14:06 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Ilustrasi

Foto: Freepik

ESQNews.id, JAKARTA – Semua yang hidup akan mati, semua yang ada kan binasa di dunia yang fana ini. Manusia akan menghadapi kematian itu entah cepat ataupun lambat, karena mati itu pasti dan kita harus mempersiapkan amal sebaik mungkin sebagai tabungan. Salah satu cara agar kita mengingat kematian yaitu dengan bertakziah atau mengurus jenazah.


Dan sebagai umat muslim diharuskan untuk mengurus jenazah dan mengebumikannya untuk meringankan beban keluarganya dan sebagai rasa belas kasih terhadap mereka. Abu Hurairah di dalam haditsnya menyebutkan bahwasanya Rasulullah telah bersabda: “Segeralah (di dalam mengurus) jenazah, sebab jika amal-amalnya shalih, maka kebaikanlah yang kamu berikan kepadanya; dan jika sebaliknya, maka keburukan-lah yang kamu lepaskan dari pundak kamu”. (Muttafaq alaih).

 

Lalu, tahap apa saja yang harus dilakukan dalam mengurus jenazah?


.   Memandikan Jenazah
Dalam memandikan jenazah kita juga perlu memperhatikan beberapa hal. Di antaranya yaitu syarat-syarat wajib memandikan jenazah, orang-orang yang mempunyai hak memandikan jenazah, dan kemudian tata cara memandikan jenazah itu sendiri.


.   Mengkafani Jenazah
Kain kafan untuk mengkafani mayit lebih utama diambilkan dari harta mayit tersebut. Apabila jenazah tersebut adalah laki-laki maka membutuhkan kain kafan tiga lapis, namun apabila jenazah tersebut adalah perempuan maka membutuhkan kain kafan sebanyak lima lapis, dan itu sudah termasuk yang digunakan sebagai pakaian dalaman. Disunnahkan pula untuk memberi wewangian pada kain kafan. Diusahakan berwarna putih kain kafannya.


.   Men-shalatkan Jenazah
Seperti yang kita ketahui, tata cara sholat jenazah perempuan dan laki-laki berbeda. Perbedaannya terletak pada posisi sholat dan juga bacaannya. Tata cara sholat jenazah untuk perempuan, posisi imam tergantung pada searah tali pusar. Sementara makmum berada di belakang imam dengan urutan makmum laki-laki dewasa, kemudian perempuan dewasa. Sementara jumlah shaf-nya jika bisa ganjil. Tata cara sholat jenazah untuk laki-laki ini sedikit berbeda dengan tata cara sholat jenazah untuk perempuan. Jika pada jenazah perempuan imam berada sejajar dengan pusar jenazah, maka untuk jenazah laki-laki posisi imam berada sejajar dengan kepala.


Selanjutnya>>>


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA