Jumat, H / 20 September 2019

Sejarah Hari RRI dan Harapan Masyarakat Terkait Radio

Rabu 11 Sep 2019 10:32 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Ilustrasi

Foto: Wikipedia

Hari yang bersejarah akan selalu diabadikan setiap momennya. Ada tujuan penting mengapa suatu peristiwa perlu diperingati.


ESQNews.id, JAKARTA – 11 September, setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Kelahiran Radio Republik Indonesia (RRI) dan Hari Radio Nasional. Asal mula dikukuhkannya Hari RRI setelah siaran radio Hoso Kyoku dihentikan pada (19/8) Tahun 1945.


Sejarah akan di ulas melalui akun resmi Komisi PenyiaranIndonesia Lembaga Negara Independen. Berhubung radio adalah sumber informasi yang sangat penting pada masa Pemerintah Republik Indonesia. Sebagai alat komunikasi antara pemerintah dengan rakyat saat pertempuran melawan tentara sekutu.


Berdirilah RRI, berdasarkan simpulan pertemuan antara wakil-wakil dari 8 bekas radio Hosu Kyoku bersama pemerintah di Jakarta. Pemimpin RRI saat itu adalah Abdulrachman Saleh.



- Hari Radio Republik Indonesia (RRI)

- Hanan Attaki Pimpin Do'a Untuk Pahlawan Bangsa, Di Training New Chapter Menara 165


Mengenang sejarah berdirinya RRI dengan berbagai rintangan. Diharapkan bisa terus diingat oleh khalayak khususnya bangsa Indonesia. Ini dia beberapa harapan para masyarakat bangsa Indonesia:


M. Rohanudin, selaku Direktur Utama Lembaga Pengawasan Program (LPP) RRI berharap Indonesia jangan sampai seperti Negara Uni Soviet yang sudah terpecah belah. Untuk itu, ia mengimbau agar angkasawan-angkasawati RRI dapat terus mendedikasikan dirinya kepada bangsa dan negara.


"Kita ingin Indonesia ini tetap satu, tetap merah putih siapapun mereka, yang berkulit hitam, yang berkulit putih, sawo matang, dan sebagainya, satu kesatuan Indonesia. Itu sebenarnya cara-cara yang dilakukan Radio Republik Indonesia, sejak RRI lahir sampai 74 tahun sama usianya dengan Indonesia merdeka ini. Maka itu, saya serukan kepada seluruh karyawan Radio Republik Indonesia untuk tetap mendedikasikan dirinyauntuk kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia," paparnya.







Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA