Kamis, H / 25 Februari 2021

Ratusan Warga Binaan Lapas Padang Ikuti Training ESQ

Selasa 10 Dec 2019 13:58 WIB

Reporter :Titin Nuryani L. Wiyono

Training ESQ untuk Lapas Kelas IIA Muaro Padang (9/12/2019).

Foto: dok.ESQ


ESQNews.id, PADANG - Sebanyak 250 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Muaro Padang mengikuti training Emotional Spiritual Quotient (ESQ), pada Senin (9/12/2019).


Kegiatan yang difasilitasi oleh Universitas Putra Indonesia (UPI) YPTK Padang ini sudah memasuki angkatan ke III. Hadir pula dalam kegiatan Training ESQ ini yaitu Ketua Yayasan UPI YPTK Herman Nawas dan Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat (Sumbar), Sunar Agus saat membuka Training yang dipandu oleh Trainer ESQ Leadership Center Andry Fallash.


850 Warga Binaan Lapas Padang Ikuti Training ESQ

Sebelumnya Lapas Padang sudah melaksanakan ESQ angkatan I di bulan Februari yang diikuti 150 WBP dan angkatan II di bulan April diikuti 200 WBP.

Selanjutnya akan diadakan angkatan IV pada 11-12 Desember 2019 yang diikuti 250 orang WBP. Dengan demikian, sudah ada 850 WBP Lapas Padang yang menerima program ESQ yang difasilitasi oleh Yayasan UPI YPTK.


Kadivpas Kemenkum HAM Sumbar Sunar Agus menyampaikan terima kasih kepada Ketua Yayasan UPI YPTK Herman Nawas beserta jajaran karena telah memfasilitasi program ESQ di Lapas Padang.


"Melalui kegiatan ini kita harapkan warga binaan di Lapas Padang bisa mengenal diri dan kemampuan mengendalikan diri menjadi lebih baik. Dimana kita, mau kemana kita, setelah bebas nanti tidak lagi membuat kesalahan. Kita harus selalu ibadah dan berbuat untuk masyarakat banyak dan menegakkan nilai-nilai kebenaran," ujar Sunar.


Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadiv Pas) Kemenkumham Sumatera Barat, Sunan membenarkan perubahan positif yang terjadi di Lapas Muara Padang.

"Dampak positif dari training ini luar biasa. Terjadi perubahan perilaku di kalangan warga binaan. Ini dibuktikan dengan tidak adanya laporan tindak kekerasan yang terjadi di Lapas Muara Padang," ujar Sunar.


Ia juga akan melaporkan hal ini kepada Dirjen Kumham agar program ini dapat dilakukan di seluruh Lapas maupun Rutan di Indonesia.

Ketua Yayasan UPI YPTK Herman Nawas selalu berkomitmen membantu program pembinaan di Lapas Padang, khususnya pembinaan mental dan spiritual melalui program ESQ.menyampaikan harapan kepada para peserta dengan mengikuti kegiatan ini, agar lebih mengenal diri.

"Sebagai orang Islam harus yakin siapa kita, dimana kita, menjalankan rukun Islam dan taat beribadah, terutama shalat," kata Herman Nawas.

<more>

Herman Nawas mengatakan bahwa ini adalah salah satu program CSR dari UPI YPTK Padang.

"Kita harapkan dengan adanya training seperti ini warga Lapas dapat berubah. Dengan lebih mengenal diri dan Tuhan diharapkan mereka kembali menjadi manusia yang mampu berbuat dan berkarya," ujarnya.


Menurut Herman Nawas, semua peserta setelah ditraining akan merasakan ada perubahan, terutama kemampuan mengendalikan diri, semangat motivasi diri sendiri dan memiliki tujuan hidup yang jelas dengan dilandasi keimanan dan akhlak yang lebih baik.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA