Senin, H / 16 Desember 2019

Polda Sulsel Meminta Maaf, Insiden Tangkap Mahasiswa Masuk Masjid

Rabu 25 Sep 2019 09:41 WIB

Author :Redaksi

Kombes Dicky, Polda Sulsel.

Foto: warungjurnalis

ESQNews.id, SULSEL - Sebuah video berdurasi 22 detik berisi penangkapan dan pemukulan mahasiswa oleh oknum aparat, beredar Selasa (24/9/2019).


Video tersebut viral di jejaring sosial WhatsApp Group bersamaan dengan bentrok mahasiswa dan aparat kepolisian saat demonstrasi di gedung DPRD Sulsel, Jl Urip Sumohardjo. Polda Sulsel membenarkan peristiwa tersebut.


Video tersebut menggambarkan beberapa polisi membawa tongkat, tameng, mengenakan helm dan bersepatu menangkap sejumlah orang yang diduga mahasiswa pendemo di dalam masjid.

<more>
Dalam keterangan tertulisnya, Kombes Dicky menjelaskan awal beredarnya video tersebut memang mirip kejadian di Petamburan Jakarta. Namun setelah dilakukan pengecekan di lapangan, bahwa memang betul masjid tersebut berada di sebelah kantor DPRD Sulsel.


Dia mengungkapkan kronologis kejadian berawal ketika anggota yang sedang melakukan pengamanan demonstrasi di kantor DPRD Sulsel dilempar batu oleh mahasiswa.


Setelah lemparan itu terjadilah pengejaran mahasiswa oleh anggota, namun mahasiswa bersembunyi di masjid samping DPRD Sulsel.


Mahasiswa yang melempar sengaja menjadikan masjid sebagai tameng. Akhirnya petugas menangkap mahasiswa pelaku pelemparan yang bersembunyi di masjid. "Sehubungan dengan hal tersebut di atas, Polda Sulsel mohon maaf sebesar-besarnya atas insiden tersebut. Demikian klarifikasi ini kami buat atas petunjuk bapak Kapolda Sulsel," kata Dicky Sondani melalui keterangan tertulisnya.



Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA