Selasa, H / 23 Oktober 2018

Pikiran Jauh Lebih Mengentalkan Darah Dibanding Faktor Makanan

Selasa 07 Aug 2018 15:03 WIB

Rep:Ida S Widayanti/Ed:Ida S Widayanti

Pemaparan materi Manajemen Hidup Sehat di Masa Purnabakti ESQ Masa Persiapan Pensiun (MPP) di Bogor, Selasa (7/8).

Foto: Ida S Widayanti

Untuk mampu mengelola pikiran menurut Puti penting untuk berserah pada Yang Maha Kuasa.


ESQNews.id, BOGOR - Faktor pikiran ternyata mengentalkan darah bisa sampai 50 kali lipat dibanding faktor makanan. Hal itu disampaikan Praktisi Kesehatan, dr. Puti Rita Liswari, M. Mc, M.Kes di hadapan sekitar 40 karyawan PT. Krakatau Steel yang datang bersama pasangan. Karyawan-karyawan tersebut mendapatkan pembekalan menghadapi masa pensiun dari MPP (Masa Persiapan Pensiun) ESQ di Hotel Green Peak, Bogor Selasa 7/8. Pernyataan tersebut tentu mengagetkan para peserta, yang sebelumnya mengira faktor tersebut hanya berbanding sekitar 2-3 kali lipat.


“Kalau ada orang yang miskin kurang makan dan ada orang kaya yang stress, maka asam lambungnya lebih tinggi yang mana? Tentu saja faktor stres jauh lebih tinggi menimbulkan asam lambung ketimbang kekurangan makanan,” papar dokter yang memiliki tiga orang putri ini. 




Bertajuk “Manajemen Hidup Sehat di Masa Purnabakti” dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami Puti memaparkan beberapa hal terkait dengan bagaimana menjaga kesehatan di usia pensiun. Hal yang banyak dibahas tentang faktor yang menimbulkan kerusakan sel darah dan organ tubuh manusia yaitu umumnya bersumber dari pola pikir.


Karenanya dokter yang pernah belajar di Cina ini memberikan beberapa saran agar mampu menjaga kesehatan di antaranya mengelola makan, teratur olah raga, dan mengelola pikiran. Untuk mampu mengelola pikiran menurut Puti penting untuk berserah pada Yang Maha Kuasa.


Dokter yang berdomisili di Bandung ini adalah trainer dari MPP ESQ yang pada kesempatan kali ini kembali dipercaya oleh PT Krakatau Steel untuk menyiapkan masa purna bakti bagi para  karyawannya. Materi manajemen kesehatan melengkapi modul-modul lainnya seperti  Wisdom Living, Keluarga Bahagia dan Bermakna, Finansial, Enterpreneurship, dll.




Beberapa karyawan diambil sampel darahnya dan langsung disaksikan di layar bagaimana kondisinya apakah normal atau mengalami kerusakan. Selain itu, Puti juga memeriksa kesehatan berdasarkan pengecekan terhadap pembuluh nadi.


Puti menutup pemaparannya dengan mengutip perkataan sahabat Nabi Ali bin Abi Thalib (599-661) “Penyakitmu datang dari dirimu, tetapi tidak kamu waspadai. Obatmu ada pada dirimu, tetapi tidak kamu sadari.


Dapatkan Update Berita

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA