Minggu, H / 12 Juli 2020

Persediaan Pangan dan Mata Uang Asing Menipis, Korea Utara Minta Sumbangan

Selasa 02 Apr 2019 11:41 WIB

Reporter :AA

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong un

Foto: AFP/KCNA via KNS

Pyongyang menyita kepemilikan dolar dari perwakilan perusahaan dagang utamanya di luar negeri


ANKARA - Korea Utara kekurangan pasokan mata uang asing, makanan dan minyak sehingga mereka tidak akan bertahan bahkan selama setahun, menurut sebuah laporan media, Senin (1/4/2019).


Harian Chosunilbo yang berbasis di Seoul mengatakan Kim Song, duta besar Korea Utara untuk PBB, mengirim surat ke organisasi internasional pada 20 Maret untuk meminta sumbangan makanan.


Harian itu mengungkapkan bahwa agen intelijen Korea Selatan Jumat lalu mengatakan kepada anggota parlemen negara itu bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong-un telah menyita kepemilikan dolar dari perwakilan perusahaan perdagangan luar negeri utamanya yang bertugas meningkatkan mata uang asing untuk rezim tersebut.


Chosunilbo juga mengatakan rezim Kim menghukum sejumlah kepala perusahaan perdagangan luar negeri atas tuduhan korupsi dan beberapa bahkan dibebaskan setelah masing-masing membayar USD50.000-100.000.

Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA