Sabtu, H / 26 September 2020

Peringati Isra' Mi'raj FKA ESQ Kalselteng Gelar Peletakan Batu Pertama Yayasan At Tursina di Atas Bukit

Kamis 04 Apr 2019 10:37 WIB

Reporter :Titin Nuryani L. Wiyono

FKA ESQ Kalselteng selenggarakan peletakan batu pertama sekaligus peringatan Isra' Mi'raj (3/4).

Foto: FKA ESQ Kalselteng


Dirikan Masjid, Pusat Kajian Al-Qur'an, Rumah Dhuafa, Pembinaan dan Pelatihan UKM dan Wisata Religi diatas Bukit Permata Sulung.


ESQNews.id, KOTAWARINGIN BARAT - Anggota DPR RI perwakilan Kalteng H. Hamdhani, S.IP, M.Sos yang tergabung di Forum Komunikasi Alumni (FKA) ESQ Kalselteng merupakan putra asli daerah Sulung Kenambui, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), mendirikan Yayasan At Tursina di Bukit Permata, jalan Trans Kalimantan, KM.19, Desa Sulung, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (3/4).


Peletakan batu pertama sekaligus peringatan Isra Miraj tersebut dihadiri ratusan warga dari berbagai daerah di Kabupaten Kobar hingga Lamandau. Kegiatan tersebut juga diisi tausiah dari Ustad Gusti Dzulkifli M. Yusran dari Samarinda.

Peletakan batu pertama Yayasan At Tursina di Bukit Permata. (Foto: Joko Hardyono)


Baca juga : Training dengan Tim Support (ATS) dari 5 Negara

Hamdhani menuturkan, nama Yayasan At Tursina terinspirasi dari bukit Tursina di semenanjung Sinai, Mesir yang merupakan bukit saat Nabi Musa AS menerima wahyu dari Allah SWT. Dilansir dari InfoPBUN, "Kami ibaratkan bukit ini bukit menyatukan umat dan juga untuk membina masyarakat, tidak hanya untuk beribadah yang kami bangun, tetapi juga ada sentral UKM," ujar Hamdhani, Rabu (3/4) usai kegiatan.



Hamdhani (peci hitam sebelah kiri). (Foto: dok. FKA ESQ)


Hamdhani menerangkan, di lokasi seluas 8 hektare tersebut selain dibangun kantor, Masjid, pusat kajian Al-Qur'an, rumah duafa juga akan dibangun tempat pembinaan dan pelatihan Usaha Kecil Menengah (UKM). "Karena kita ketahui, di Desa Sulung, Kenambui, Runtu, Batu Kotam dan Kabupaten Lamandau juga banyak ikan hasil sungai, jadi nanti kami akan mengolah hasil produk itu dengan memberdayakan masyarakat sekitar yang akan mereka jual kembali di pasar," tuturnya.


Peringatan Isra Miraj di Bukit Permata. (Foto: Joko Hardyono)


Untuk kajian Al-Qur'an bekerjasama dengan United Islamic Cultural Centre of Indonesia (UICCI) Turkey. Selain itu juga akan dibangun wisata religi dengan membangun sarana prasarana wisata, termasuk usulan dari warga untuk memberikan warna warni pada batu-batu besar di sekitar Bukit Permata.


Baca juga : Komunitas Kepemudaan di Sulsel Gelar Sajian 165

"Nantinya saudara-saudara kita yang melintas jalan Trans Kalimantan penghubung Kabupaten Kobar dengan Lamandau dan Provinsi Kalbar bisa singgah ke sini untuk berwisata," tandasnya.



Pembangunan secara bertahap dilakukan, karena pihaknya terkendala dengan bebatuan besar untuk membuka akses jalan yang harus dipecahkan menggunakan cara tradisional. "Kami tidak mau menebang-nebang pohon dan merusak lingkungan, batu-batu yang ada hanya kami rapikan, dan vegetasi di sini tetap alami agar nuansanya tetap asri," pungkasnya.


"Alhamdulillah telah dilakukan Peletakan batu untuk pembangunan Masjid Yayasan At Tursina yang akan bekerjasama dengan ESQ. Bangunan ini diatas ketinggian bukit. Akses jalan  1000 meter dari bawah. Mohon doa dari Pak Ary dan ESQ Kalteng," paparnya dalam grup whatsapp alumni ESQ.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA