Rabu, H / 19 Desember 2018

Pengungsi Gempa Sulawesi Tengah Mencapai 70.821 Orang

Jumat 05 Oct 2018 09:35 WIB

AA

Pengungsi gempa palu

Foto: dok. FKA ESQ Sultra

Pesawat Hercules TNI terus mengangkut pasokan logistik untuk para pengungsi, ujar BNPB


ESQNews.id, JAKARTA – Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) mengatakan jumlah pengungsi akibat gempa dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah bertambah menjadi 70.821 orang.


Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan seluruh pengungsi itu tersebar di 141 titik. “Pesawat Hercules TNI terus mengangkut pasokan logistik untuk para pengungsi,” kata Sutopo, Kamis (4/10/2018), di Jakarta.


Meski begitu, tambah Sutopo, belum semua kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi, karena jumlahnya begitu banyak, sementara akses bantuan ke lokasi terdampak gempa baru terbuka beberapa hari belakangan. Selain itu, kata Sutopo, terdapat pengungsi di empat kecamatan di Sigi yang masih terisolir, yaitu di Lindu, Kolawi, Kolawi Selatan dan Titikor.


Baca juga : PM Mahathir Imbau ASEAN Bantu Indonesia Pasca Gempa Tsunami


Solusinya, lanjut Sutopo, pemerintah mengirimkan bantuan logistik menggunakan helikopter. Tim evakuasi gabungan, kata Sutopo, telah membangun sumur bor di delapan lokasi. Selain itu, ujar Sutopo, tim evakuasi gabungan telah mengirimkan 18 unit mobil tangki air dan 25 hidran umum berkapasitas 2.000 liter.



Tim evakuasi gabungan menggunakan Pelabuhan Pantoloan sebagai terminal penumpang sekaligus gudang logistik yang diamankan oleh polisi dan Marinir. BNPB juga mencatat terdapat 66.238 unit rumah rusak. Sebanyak 65.733 unit di Sulawesi Tengah, 500 unit di Sulawesi Barat.


Gempa bumi berkekuatan M 7,4 mengguncang Palu, Donggala dan Mamuju, Sulawesi Tengah, pada Jumat, disusul oleh tsunami. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan hingga Kamis siang tercatat ada 422 kali gempa susulan dengan tren menurun.


Dapatkan Update Berita

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA