Minggu, H / 21 Oktober 2018

Pelajar Asing dari 7 Negara Belajar Olah Sampah Bersama Ebibag

Jumat 03 Aug 2018 18:40 WIB

Rep:-/Ed:Titin Nuryani L Wiyono

Pelajar Asing dari 7 Negara Belajar Olah Sampah Bersama Ebibag

Foto: dok. ebi bag

ESQNews.id, JAKARTA - Senin (23/07/2018) lalu, kelurahan Kedaung, kecamatan Ciputat, kota Tangerang Selatan kedatangan kunjungan dari 13 peserta pertukaran pelajar bertajuk “Global Youthpreneur Program” yang diselenggarakan oleh organisasi pemuda internasional AIESEC region Tangerang Selatan. Kedatangan mereka merupakan pemenuhan agenda kegiatan hari itu, yaitu company visit ke kantor Eco Business Indonesia (Ebibag) yang berada di kelurahan Kedaung, tepatnya Gang Swadaya di Kampung Rawakalong.

Bersama volunteer dari AIESEC Tangerang Selatan, para peserta pertukaran pelajar yang berasal dari tujuh negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Belgia, Ceko, Perancis, Vietnam, dan China ini datang ke lokasi pukul 09.00. Kedatangan mereka disambut hangat oleh volunteer dari Ebibag. Kemudian acara dimulai dengan pembukaan dan presentasi mengenai Ebibag.


Setelah itu, para peserta terjun langsung dalam pembuatan karya anyaman dari sampah anorganik yang merupakan produk khas dari Ebibag. Dengan bimbingan para pengrajin Ebibag, para peserta pun membuat sendiri karya anyaman mereka menggunakan bungkus kopi sachet. Anyaman tersebut selanjutnya bisa diolah lagi menjadi produk sungguhan seperti dompet, tas, kalung, dan lain-lain.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga disuguhi jajanan pasar tradisional Indonesia dan makan siang nasi liwet bersama-sama. Setelah jam makan siang, ada kunjungan dari Ketua Tim Juri Pemuda Pelopor Dispora Provinsi Banten, yaitu Bapak Bhakti Haribowo, H, M.Si untuk menyampaikan arahan singkat mengenai UKM dan kegiatan kepemudaan di Tangerang Selatan kepada para peserta juga volunteer dari AIESEC maupun Ebibag. Walaupun terlihat lelah karena cuaca yang terik, para peserta terlihat menikmati kegiatan dan juga interaksi dengan warga lokal sekitar yang mengajak mengobrol maupun berfoto bersama.



Eco Business Indonesia (Ebibag) sendiri adalah komunitas green sociopreneurship yang  berbasis kerakyatan, dilihat dari lokasi kantornya dan para pengrajin yang merupakan ibu-ibu rumah tangga yang juga warga sekitar. “Sejak 2013, kami telah menjual berbagai macam produk ramah lingkungan. Ibu-ibu pengrajin disini juga telah sering diundang untuk menjadi narasumber berbagai workshop bertema lingkungan khususnya daur ulang baik di Indonesia maupun mancanegara,” jelas Nadya Asanul Husna selaku ­co-founder Ebibag (Dara Swandana/ebi bag).


Dapatkan Update Berita

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA