Rabu, H / 19 Desember 2018

Mudah Membuat Perusahaan

Rabu 15 Aug 2018 15:49 WIB

Ida S. Widayanti

Saat acara Talkshow 165 Suite (15/8)

Foto: dok. ESQ/Leo

ESQNews.id, JAKARTA - Peduli dengan masih rendahmya jumlah dan rasio pengusaha di Indonesia, 165 Suite menyelenggarakan Talk show bertajuk “Mudah Membuat Perusahaan” pada Rabu (15/8) di Mini Auditorium lantai 4 Menara 165. Hadir dua orang pembicara yaitu notaris Jhoni Tambunan SH.M.Kn dan Dachrum Rizal Hs dari Tim Legal yang tampil di depan sekitar 20 orang peserta.

Manager Marketing 165 Suite Nining Purwaningsih mengatakan bahwa acara ini bertujuan untuk menggairahkan semangat berwiraswasta di masyarakat.

“Banyak orang beranggapan bahwa membuat perusahaan itu sulit. Kami ini ingin membantu mensosilisasikan dan sekaligus memfasilitasi masyarakat untuk membuka perusahaan dengan memberitahu langkah-langkahnya.”

Jhoni Tambunan mengatakan bahwa Indonesia saat ini menempati perangkat 71 di dunia dalam hal kerumitan pengurusan pembuatan perusahaan khususnya dalam hal legalitas dan perijinan.
“Ini sudah meningkat dari 90 bahkan sebelumnya Indonesia berada di peringkat ke 109.  Namun pemerintah selalu berusaha menyesuaikan diri,” ujarnya.



Selanjutnya Jhoni mengatakan bahwa untuk membuat perusahaan memang harus berhubungan dengan pihak notaris. Namun menurut Jhonni selama ini banyak anggapan bahwa kalau notaris itu kaku, lambat, ribet, banyak aturan dan juga mahal.

“Kalau kerja notaris memang dalam sistem yang formil harus ada kelengkapan. Untuk sebagian orang hal itu jadi kerumitan.”

Dachrum Rizal sebagai pembicara kedua mengatakan bahwa saat ini banyak pihak yang bisa membantu seseorang untuk membuat perusahaan. Cukup membawa foto copy KTP dan NPWP ke Notaris untuk dasar pembuatan menjadi Akte.

Dalam presentasinya Rizal menjelaskan jenis-jenis usaha: ada usaha mikro yaitu usaha perorangan dengan modal di bawah 50 jt. Lalu ada juga usaha kecil, usaha menengah, dan usaha besar.

Untuk menjalankan usaha, lanjut Rizal, virtual office bisa menjadi pilihan masyarakat di era sekarang. Dengan adanya aturan rumah tinggal tidak boleh jadi tempat usaha, sedangkan ruko dan gedung tinggi (high risk building) biaya sewanya sangat mahal, maka virtual office  menjadi solusi khususnya bagi para pengusaha pemula.

Rizal mencontohkan berkantor virtual di 165 Suite bukan hanya mendapat alamat kantor namun juga nomor telepon. Sehingga saat klien menelepon akan merasa kita memang sedang berada di kantor. Selain juga tersedia ruang meeting yang sangat representatif.

“Bayangkan bekerja di rumah, tapi beralamat kantor di gedung tinggi yang representatif. Berikut perijinannya pun disiapkan. Satu lagi kelebihannya beralamat di TB. Simatupang tidak kenal ganjil genap,” ujar Rizal menambahkan. Untuk legalitas plus virtual offive Rizal mengatakan biayanya saat ini Rp. 13,5 juta.

Acara berdurasi sekitar dua jam ini mendapat sambutan baik dari peserta. Pasangan Erman Triutomo dan Aini hadir karena berencana akan membuaka usaha yang bergerak di bidang software. Erman merasakan acara ini sangat bermanfaat.

“Banyak informasi dan pengetahuan yang saya dapatkan. Saya kan berdomisili jauh di Cibinong. Tadinya kalau kami mau buat usaha di sekitar TB Simatupang kami harus pindah rumah. Tapi dengan virtual office kami bisa bekerja di rumah namun alamat kantor saja yang di sini,” ujar Erman yang usai acara langsung bertransaksi membeli satu virtual office 165 Suite.

Usai acara Nining mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini. Akan ada serangkaian acara lanjutan yaitu pada 29/8 dengan tema “Mudah Membuat Legalitas Perusahaan” dengan pembicara kepala PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) dilanjutkan pada 5/9 dengan tema “Mudah Mengurus Pajak”.


Dapatkan Update Berita

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA