Minggu, H / 21 Oktober 2018

Mimpi Saya Ternyata Masih Terlalu Rendah

Minggu 22 Jul 2018 14:33 WIB

Rep:Nindya Putri Rismayanto/Ed:Titin Nuryani L Wiyono

Zahra saat diwawancarai ESQNews.id di Menara 165 (21/7)

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA - Training ESQ Quantum Excellence (QX) adalah sebuah training yang khusus dirancang untuk mengoptimalkan potensi dalam diri agar sepenuh energi menggapai impian yang ingin dituju.

Di dalam training ini pesertanya ternyata tak hanya diikuti oleh orang dewasa, namun ada juga anak-anak remaja yang mengikuti training ini.

Fatimah Az Zahra salah satunya, ia datang bersama 14 orang teman sekolahnya. Ia memiliki cerita tersendiri setelah mengikuti Training Quantum Excellence sejak kemarin (21/7) di Granada Ballroom Gedung 165. Remaja yang biasa disapa Zahra ini menuturkan mimpinya masih terlalu rendah.

"Ternyata mimpi saya masih rendah, jadi harus punya mimpi dan target yang lebih tinggi dari sebelumnya" ujar Zahra kepada ESQNews.id, Sabtu (21/7).

Ia juga berpendapat, Training ESQ Quantum Excellence memberinya pola pikir baru mengenai keberanian untuk bersekolah di sekolah asrama dan tinggal terpisah dengan orang tua. "Jadi lebih tenang tinggal di Asrama, gak nangis-nangis lagi nanti" ungkapnya diselingi tawa.


Remaja yang juga siswa kelas 1 SMP ini dengan percaya diri menyebutkan mimpi mimpinya. Tidak hanya satu, melainkan banyak yang ingin dicapai dan diperjuangkan setelah mengikuti Training ESQ Quantum Excellence.

"Saya mau jadi hafizhah Quran, chef, juga mau kuliah di Turki" Zahra berujar, "Saya juga mau membuka bisnis restoran, semoga apa yang saya cita-citakan tercapai semua" lanjutnya berharap.

Training ESQ Quantum Excellence ini berlangsung selama 2 hari diisi oleh trainer Ary Ginanjar Agustian dan Bram Wibisono dengan topik bagaimana menemukan dan membangun potensi dalam diri untuk lebih optimal serta berani bermimpi, mencapai bahkan melampauinya.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA