Minggu, H / 15 Desember 2019

Melupakan Hak Keluarga dan Diri Sendiri

Kamis 29 Nov 2018 09:37 WIB

Reporter :Redaksi

sujud

Foto: ESQ Media/freepik

ESQNews.id, JAKARTA - Suatu hari Salman Al-Farisi berkunjung ke rumah Abu Darda. Mereka berdua adalah dua orang yang dipersaudarakan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam di Madinah. Abu Darda dikenal sebagai seorang filsuf, ahli hikmah. Sebelumnya Abu Darda merupakan seorang Yahudi sebelum memeluk Islam


Suatu hari, Salman Al Farisi berkunjung menemui Abu Darda. Sesampainya di rumah Abu Darda, Salman melihat istri Abu Darda memakai pakaian yang compang-camping.


"Kenapa engkau berpikian demikian?" tanya Salman heran kepada istri Abu Darda.


Dengan rasa sopan, Istri Abu Darda menjawab "Saudaramu Abu Darda  tidak lagi memiliki perhatian kepada dunia," jawabnya.


Berselang kemudian, Salman dipersilakan masuk untuk menemui Abu Darda. Kemudian Abu Darda menyuguhkan makanan untuk Salman sambil berkata, "Makanlah, sesungguhnya saya sedang shaum,"


Perasaan tak enak Salman kepada Abu Darda kemudian menyeruak. Salman kemudian berkata, "Aku mau makan kecuali jika kaupun mau,"


Mendengar jawaban Salman, Abu Darda bingung. Bukankah dirinya sedang berpuasa, akan tetapi kenapa Salman memaksa dia untuk menyantap makanan tersebut. "Ini sudah malam," kata Salman. Akhirnya Abu Darda menuruti perkataan sahabatnya tersebut.


Tidak sampai di sana. Salman kemudian menginap di rumah Abu Darda. Ketika tengah malam, Salman terbangun karena melihat Abu Darda melakukan shalat. Melihat Abu Darda shalat di tengah malam, Salman Al Farizi kemudian menegurnya. "Tidurlah, sudah ada yang menunggu kamu."


Walaupun menuruti nasehat sahabatnya itu, tak lama kemudian Abu Darda kembali shalat. Hal tersebut membuat Salman Al Farizi sedikit bingung. Menjelang malam berakhir, Salman Al Farizi ikut dalam shalat Abu Darda, mereka mengerjakan shalat Tahajjud.


Setelah mereka shalat, Salman memberikan nasehat kepada Abu Darda.


"Sesungguhnya Tuhanmu memiliki hak yang wajib kamu penuhi, dirimu memiliki hak yang wajib kamu penuhi, dan keluargamu juga punya hak yang wajib kamu penuhi, maka kepada yang masing-masing punya hak berikanlah haknya itu."


*Diambil dari Siroh Nabawiyah


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA