Rabu, H / 03 Juni 2020

Ma’ruf Amin mundur dari Ketua Umum MUI

Rabu 29 Aug 2018 08:56 WIB

-

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Maruf Amin

Foto: Twitter

Kemunduran Ma’ruf Amin juga menyatakan nonaktif dalam Majelis Ulama Indonesia karena maju menjadi bakal calon wakil presiden.


ESQNews.id, JAKARTA - Untuk menjaga independensi Majelis Ulama Indonesia (MUI) dari dinamika politik praktis, akhirnya Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin memilih nonaktif.


"Sejak ditetapkan sebagai cawapres oleh KPU, beliau sudah berketetapan nonaktif dari ketua umum. Sikap itu ditegaskan lagi oleh Kiai, tadi," ungkap Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid dalam keterangan tertulis, Rabu (29/8) di Jakarta.


Menurut Zainut, keputusan tersebut didasari pertimbangan agar posisi Ma’ruf sebagai bakal calon wakil presiden tidak menimbulkan pro-kontra di masyarakat, termasuk di internal MUI.


"Beliau ingin fokus mengerjakan amanat karena dipercaya sebagai cawapres Joko Widodo sebagaimana fokusnya beliau mengabdi di MUI selama ini," ujar Zainut.


Selanjutnya, tampuk kepemimpinan MUI akan diemban oleh dua Wakil Ketua Umum yakni Yunahar Ilyas dan Zainut Tauhid.


"Jadi roda organisasi tetap berjalan normal seperti biasa," tegas Zainut.


Sekjen MUI Anwar Abbas mengapresiasi langkah nonaktif Ma’ruf. Menurut dia, sebenarnya tidak ada aturan organisasi yang mengharuskan ketua umum nonaktif. Namun dengan kearifannya, Ma’ruf memilih itu.


"Keteladanan itu menjadi penting, tidak hanya melihat aturan tertulis, tapi juga fatsun politiknya," tukas petinggi Pengurus Pusat Muhamammadiyah itu.


Sumber: Anadolu


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA