Kamis, H / 04 Juni 2020

Luas Kebakaran Hutan di Indonesia Naik jadi 510 Ribu Hektar pada 2018

Jumat 25 Jan 2019 10:57 WIB

Reporter :AA

Kebakaran hutan di Indonesia

Foto: google image

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan meski mengalami peningkatan namun pemerintah telah melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan tersebut sehingga tidak menimbulkan bencana asap.



ESQNews.id, JAKARTA - Pemerintah mencatat luas kebakaran hutan dan lahan pada tahun 2018 mencapai 510 ribu hektar lebih tinggi dibandingkan tahun 2017 lalu yang hanya mencapai 165 ribu hektar. 


Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan meski kebakaran meningkat pemerintah telah menangani dengan baik sehingga tidak menimbulkan bencana asap. Meski demikian, luas kebakaran hutan dan lahan pada tahun 2018 lebih baik dibandingkan tahun 2015 lalu yang mencapai 2,5 juta hektar. 


"Jadi, artinya ini harus diwaspadai sebagai fluktuasi hotspot, intensitas kebakaran," ujar Siti Nurbaya di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Kamis (24/1/2019). Selain itu juga jumlah titik api pada 2018 meningkat dibandingkan pada tahun 2017. Menurut dia, pada 2018 lalu tercatat mencapai 9.245 titik api, sementara pada 2017 lalu tercatat hanya sekitar 2.440 titik api. 


Menurut dia, penanganan yang baik sehingga tidak terjadi bencana asap tersebut lantaran satuan tugas di daerah tersebut berjalan meski mengalami kendala dalam masalah pendanaan. "Karena anggarannya tidak dicadangkan dengan baik oleh pemerintah daerah. Soalnya itu cost centre sih ya," jelas dia. 


Pada tahun ini kata dia, Pemerintah tetap waspada lantaran jumlah titik api hingga 21-22 Januari 2019 mencapai 41 titik api. Angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun 2018 pada periode sama yang hanya terdapat belasan titik api. Presiden kata dia telah memerintahkan untuk terus mengintensifkan patroli serta satgas di daerah. "Posisi siaga darurat harus diangkat. Kemudian monitoring dan analisis hotspot tetap harus dilakukan. Personil disiagakan, kata dia.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA